IHSG Menguat di Tengah Awan Gelap Bursa Asia, Sentimen The Fed Dongkrak Pasar

Muchlis - Kamis, 14 Agustus 2025 18:23 WIB
IHSG
Topikseru.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Kamis (14/8/2025) di zona hijau, meski mayoritas bursa saham kawasan Asia tertekan.Sentimen positif datang dari ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve pada September mendatang.[irp posts="18298" ]IHSG naik 38,34 poin atau 0,49% ke level 7.931,25. Sementara itu, indeks LQ45 justru melemah 0,35% ke posisi 826,91. Pergerakan ini menunjukkan adanya rotasi sektor di tengah optimisme pasar global.Tim Riset Phillip Sekuritas Indonesia menjelaskan, pelaku pasar saat ini tengah mengantisipasi kebijakan The Fed pascarilis data inflasi (CPI) AS yang mendorong spekulasi pemangkasan suku bunga.Bahkan, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mendorong pemangkasan sebesar 150–175 basis poin dalam waktu dekat.Dari sisi data ekonomi, pelaku pasar menantikan rilis Producer Price Index (PPI) AS yang diproyeksikan naik 0,2% month-to-month (mtm) atau 2,5% year-on-year (yoy) pada Juli 2025, selaras dengan tren inflasi konsumen sebelumnya.[irp posts="18190" ]Sepanjang perdagangan, IHSG konsisten di zona hijau sejak pembukaan hingga penutupan.Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor mencatat kenaikan, dipimpin oleh:Teknologi +3,65%Kesehatan +1,49%Transportasi & Logistik +0,70%Adapun lima sektor melemah, dengan sektor keuangan memimpin penurunan sebesar 0,23%, disusul infrastruktur (-0,21%) dan industri (-0,17%).[irp posts="17896" ]Saham-saham top gainer hari ini antara lain IOTF, GSMF, TOSK, WIRG, dan IDPR, sedangkan top loser meliputi NTBK, GRPH, BELL, CRSN, dan PNSE.Frekuensi transaksi mencapai 2,14 juta kali dengan volume perdagangan 42,01 miliar lembar saham senilai Rp18,56 triliun. Tercatat 345 saham naik, 282 saham turun, dan 171 stagnan.Di pasar regional Asia, tren berbeda terlihat. Indeks Nikkei Jepang anjlok 1,35% ke 42.688,50, Hang Seng Hong Kong turun 0,37%, Shanghai Composite terkoreksi 0,46%, dan Straits Times Singapura melemah 0,53%.Dengan tren positif IHSG di tengah tekanan global, pelaku pasar domestik masih memandang peluang bullish terbuka, terutama jika The Fed benar-benar memangkas suku bunga dalam skala besar.

Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Berita

IHSG Terkoreksi ke 6.349, Pasar Awas RDG BI & Aturan Baru Saham Rp 1

Berita

IHSG Dibuka Langsung Melorot 1,03 Persen Tersungkur ke Level 6.521,49

Berita

IHSG Melemah Tipis 0,01% Terseret ke Level 6.685,49 Pagi Ini

Berita

IHSG Dibuka Langsung Turun ke Zona Merah di Perdagangan Senin (7/9/2026)

Berita

IHSG Rawan Terkoreksi dalam Jangka Pendek dengan Support 6.482 dan Resistance 6.546

Berita

IHSG Masih Berpotensi Bergerak Terbatas di Kisaran 6.330–6.490 di Perdagangan Kamis (20/8/2026)