Rupiah Spot Menguat Tipis 0,08% Dibuka di Level Rp16.709 Per Dolar AS

Mhd Rabbani - Jumat, 19 Desember 2025 14:12 WIB
Rupiah
Topikseru.com - Pada awal perdagangan hari ini. Jumat (19/12/2025) rupiah spot menguat tipis dibuka di level Rp16.709 per dolar Amerika Serikat (AS) di pasar spot.Terynata, hal ini membuat rupiah spot menguat 0,08% dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp 16.723 per dolar AS.Pergerakan mata uang di Asia bervariasi. Di mana, ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,11%.Berikutnya ada dolar Taiwan yang terkerek 0,05% dan peso Filipina naik 0,02%. Disusul, yuan China yang menguat tipis 0,004%.Sementara itu, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,32%.Kemudian ada yen Jepang yang tertekan 0,12% dan baht Thailand yang terkoreksi 0,08%. Lalu ada dolar Singapura yang turun 0,05%.Diikuti, dolar Hongkong yang melemah tipis 0,005% terhadap the greenback di pagi ini.Rupiah Spot Melemah 0,17% Bersandar di Level Rp16.723 Per Dolar ASPada perdagangan Kamis (18/12/2025) rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mengutip Bloomberg, rupiah spot melemah 0,17% secara harian ke Rp 16.723 per dolar AS di pasar spot.Berdasarkan Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah juga melemah 0,14% secara harian ke Rp 16.722 per dolar AS.Pengamat mata uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, ketidakpastian mengenai perekonomian AS meningkat minggu ini, terutama karena data resmi pemerintah memberikan sinyal yang beragam mengenai pasar tenaga kerja.Operasi pembelian aset Federal Reserve juga memicu beberapa keraguan atas likuiditas pasar di negara tersebut."Pasar kini menantikan data inflasi indeks harga konsumen (CPI) yang akan datang untuk mendapatkan petunjuk mengenai perekonomian terbesar di dunia," ujar Ibrahim.Ibrahim menambahkan bahwa data tersebut diperkirakan akan menunjukkan inflasi CPI utama sedikit meningkat. Sementara CPI inti diperkirakan akan tetap stabil di angka 3% per tahun.Pasar tenaga kerja dan inflasi adalah dua pertimbangan terbesar Fed untuk menyesuaikan kebijakan.Namun, selain suku bunga, pasar juga khawatir tentang potensi periode stagflasi bagi perekonomian AS – sebuah skenario di mana pengangguran meningkat seiring dengan inflasi.Ibrahim memproyeksikan rupiah pada Jumat (19/12) bergerak fluktuatif, namun ditutup melemah di rentang Rp 16.720 - Rp 16.750 per dolar AS.

Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Bursa

Nilai Tukar Rupiah Melemah 0,16% Dibuka di Level Rp17.876 per Dolar AS Pagi Ini

Bursa

Analis Pasar: Nilai Tukar Rupiah Masih akan Bergerak Fluktuatif di Kisaran Rp17.840-Rp17.900 per Dolar AS

Bursa

Nilai Tukar Rupiah Masih Loyo Tersungkur di Level Rp 17.827 per Dolar AS Siang Ini

Bursa

Nilai Tukar Rupiah Melemah 0,12% Terseret di Level Rp17.779 per Dolar AS Pagi Ini

Bursa

Analis Pasar: Nilai Tukar Rupiah akan Bergerak dalam Rentang Rp17.600-Rp17.900 per Dolar AS

Bursa

Nilai Tukar Rupiah Melemah 0,83% Selama Sepekan, Inilah Prediksi Pekan Depan