Program MBG Dimulai di Tapteng, Kandungan Gizi dan Kehigienisan Dipertanyakan

Administrator - Selasa, 25 Februari 2025 21:09 WIB
Program MBG

TOPIKSERU.COM, TAPTENG - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi dimulai di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Namun, pihak pengelola makan bergizi bagi siswa ini belum bersedia memberikan keterangan baik terkait gizi maupun kehigienisan makanan.

Hal ini setelah Topikseru.com berupaya mengkonfirmasi ke lokasi yang dijadikan sebagai dapur umum dan tempat distribusi makan program MBG. Lokasinya berada di Jalan Zainul Basri Hutagalung, Aek Tolang, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapteng.

"Maaf pak kami tidak bisa memberi penjelasan dan belum ada arahan dari pimpinan untuk wawancara," ujar seorang wanita yang enggan menyebutkan namanya kepada Topikseru.com, Senin (24/2).

Wanita tersebut mengatakan bahwa pihak yang bertanggung jawab dan selaku pengelola dalam program tersebut bernama Josua Sianipar.

Topikseru.com selanjutnya mengkonfirmasi Josua Sianipar yang disebut selaku pengelola program MBG.

Namun, Josua juga enggan memberikan keterangan terkait proses pengelolaan makanan pada program MBG.

"Maaf, terkait penjelasan MBG kami ada atensi dari atasan bahwa kami belum bisa memberi komentar kepada media," jawabnya melalui pesan singkat WhatsApp.

Diketahui, program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintah Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah berjalan selama seminggu di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Akan tetapi, belum diketahui bagaimana pola pengelolaan makanan, sumber anggaran, hingga kandungan gizi serta tingkat kehigenisan dari makanan untuk para siswa ini.

Kepala Dinas Kesehatan Tapteng Febrianto Manalu mengungkapkan bahwa sebenarnya stakeholder nya MBG adalah Dinas Pendidikan Tapteng.

"Kita tidak mengetahui siapa pengelola dan penyedia serta dapur umum MBG tersebut," kata Febrianto.

Program MBG sudah berjalan dan dibagikan kepada siswa Sekolah Dasar Fransiskus di Aek Tolang, Kecamatan Pandan.

Kepala Sekolah SD Fransiskus Delima Laia mengungkapkan bahwa pihaknya sangat mendukung program MBG yang sudah berjalan di sekolah tersebut.

"Sangat bagus, semoga dapat meningkatkan gizi anak SD Fransiskus," kata Delima Laia.

Dia juga mengapresiasi tempat makanan yang di bagikan karena tidak banyak meninggalkan sampah.

"Tempatnya dari Stainless yang bisa dicuci untuk dipakai ulang," ujar Delima.

Menurut Delima Laia, dia belum mengetahui darimana dan siapa pengelola Program MBG di sekolah SD Fransiskus.

"Ini kan Program Pemerintah Pusat, siapa yang mengelola di Tapteng saya kurang mengetahui," pungkasnya.

Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Berita

BGN Tutup Permanen Dapur SPPG Karo usai Keracunan 353 Siswa, Ini Alasannya

Berita

Dirujuk ke RSCM Jakarta, Dua Korban Keracunan MBG Karo Diberangkatkan Bobby Nasution

Berita

LBH Medan Desak MBG Dihentikan: Puluhan Ribu Anak Keracunan, Korban Alami Hilang Ingatan

Berita

Korupsi Makan Bergizi Gratis: Kejagung Sita Rp 8,4 M, Dolar Tertimbun di Pikap

Berita

566 Santri Diduga Keracunan MBG di Sidoarjo, Kini Tinggal 34 yang Dirawat

Berita

Ratusan Santri Keracunan Usai Santap MBG, SPPG di Sidoarjo Kena Suspend 30 Hari