PB HMI Desak Pertamina Atasi Kelangkaan BBM di Sumut Usai Banjir Bandang dan Longsor

Muchlis - Jumat, 28 November 2025 23:01 WIB
harga BBM Pertamina 1 September 2026
Topikseru.com - Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) mendesak Pertamina Patra Niaga segera mengatasi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut) pascabencana banjir bandang dan tanah longsor.Wakil Sekretaris Jenderal PB HMI, Alwi Hasbi Silalahi, menilai ketersediaan BBM menjadi faktor penting dalam pemulihan berbagai sektor setelah bencana melanda.“Pertamina harus menjamin ketersediaan BBM di SPBU wilayah terdampak. Kekosongan stok akan memperparah keadaan dan berpotensi melumpuhkan ekonomi masyarakat,” kata Alwi Hasbi kepada Topikseru.com, Jumat (28/11/2025).Menurutnya, mobilitas warga sangat bergantung pada ketersediaan bahan bakar. Apabila pasokan terganggu, proses evakuasi, distribusi bantuan, hingga aktivitas harian masyarakat dapat terdampak serius."Jangan sampai situasi ini (kelangkaan) menjadi bencana baru bagi masyarakat yang terdampak. Pertamina semestinya sudah punya persiapan dan strategi dalam menghadapi kondisi-kondisi tertentu, termasuk bencana alam seperti sekarang," ujar Alwi.Antrean Mengular di SPBU Kota Medan[caption id="attachment_29246" align="alignnone" width="720"] Warga mengantre membeli BBM di salah satu SPBU di Kota Medan. Foto: Tangkapan layar video[/caption]Di Kota Medan, kelangkaan BBM, terutama jenis Pertalite, kian terasa sejak banjir melanda. Sejumlah SPBU dilaporkan kehabisan stok sehingga memicu antrean panjang.Pantauan di lapangan pada Jumat (28/11) menunjukkan beberapa SPBU tidak lagi menyediakan Pertalite maupun Pertamax, seperti: SPBU Jalan Cemara SPBU Jalan Delitua SPBU Jalan Merak Jingga SPBU Jalan HM Yamin SPBU Jalan Simpang Selayang SPBU Jalan Sisingamangaraja SPBU Jalan Medan Tembung SPBU Medan PerjuanganKondisi itu membuat sebagian warga terpaksa membeli BBM eceran dengan harga lebih mahal.23 SPBU dan 5 SPBE Terdampak BencanaPertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melaporkan bahwa jalur distribusi energi terganggu akibat hujan ekstrem, angin kencang, dan longsor. Akses transportasi yang sempat terputus membuat 23 dari 406 SPBU di Sumut tidak dapat beroperasi normal.Data pertanggal 27 November 2025 pukul 21.00 WIB menunjukkan: Stok BBM Gasoline: 4.489 KL Stok Gasoil: 1.910 KL Agen LPG terdampak: 15 SPBE terdampak: 5Beberapa jalur logistik, termasuk rute Pangkalan Susu – Brandan, mengalami kerusakan akibat bencana.Cuaca Mulai Membaik, Kapal BBM Berhasil BersandarDengan mulai meredanya gelombang laut, kapal pengangkut BBM akhirnya bisa bersandar di Fuel Terminal Medan Group. Proses normalisasi suplai ke SPBU pun dilakukan secara bertahap.Pertamina memastikan pasokan akan kembali stabil dalam beberapa hari mendatang.Pertamina: Suplai Terus Bergerak, Masyarakat Diminta Tetap TenangArea Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan seluruh tim bekerja dalam pola darurat untuk menjaga distribusi energi tetap berjalan."Dengan mulai membaiknya cuaca, proses recovery penyaluran BBM dapat dipercepat. Kami menyesuaikan pola suplai dan mengoptimalkan armada untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat," ujarnya.Pertamina melakukan berbagai langkah percepatan pemulihan distribusi, mulai dari: Penambahan mobil tangki dari Dumai Pemanfaatan skid tank Penggunaan AE Suplai Penugasan Awak Mobil Tangki dari luar region Penggunaan perangkat pendukung seperti Starlink dan gensetPertamina Patra Niaga Sumbagut mengatakan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, aparat keamanan, dan mitra transportir untuk membuka akses jalur yang masih terhambat."Situasi sangat dinamis. Semua skema mitigasi terus kami sesuaikan agar energi tetap menjangkau masyarakat," tambah Fahrougi.

Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Berita

595 KK Terdampak Banjir Nias Barat, Sawah dan Jembatan Ikut Terdampak

Berita

Kaget Temukan 1 Buku Dipakai Berdua, Wapres Gibran Cek SMAN 1 Barus Tapteng Pascabanjir

Berita

Harga Pertamax Turun Mulai 1 Agustus 2026, Ini Daftar BBM Non-Subsidi Terbaru di Sumut, Aceh hingga Batam

Berita

Brimob Polda Sumut Perketat Pengamanan SPBU, Kawal Distribusi BBM di Medan hingga Tapanuli Selatan

Berita

4 Rumah Hanyut, Ratusan Terdampak Banjir di Tapanuli Utara, BPBD Masih Lakukan Pendataan

Berita

Harga LPG Non-Subsidi Naik di Sumbagut, Bright Gas 12 Kg Tembus Rp 230 Ribu