Topikseru.com - Jumlah korban meninggal dunia akibat serangkaian
bencana alam di Sumatera Utara (Sumut) kembali mengalami peningkatan.Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (
Pusdalops PB) Sumut mencatat, total korban jiwa kini mencapai 298 orang, atau bertambah delapan orang dari laporan sebelumnya.Data terbaru ini dirilis Pusdalops PB Sumut pada Rabu (3/12/2025) pukul 08.00 WIB, mengonfirmasi bahwa korban meninggal tersebar di 11 dari 17 kabupaten/kota yang terdampak banjir, banjir bandang, dan tanah longsor dalam beberapa pekan terakhir.Sebaran Korban Jiwa di 11 Kabupaten/KotaMenurut laporan Pusdalops, Kabupaten Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan menjadi wilayah dengan jumlah korban jiwa tertinggi.Rincian lengkapnya sebagai berikut: Kabupaten Tapanuli Tengah: 86 orang Kabupaten Tapanuli Selatan: 79 orang Kota Sibolga: 51 orang Kabupaten Tapanuli Utara: 34 orang Kabupaten Deliserdang: 17 orang Kabupaten Langkat: 11 orang Kabupaten Humbang Hasundutan: 9 orang Kota Medan: 7 orang Kabupaten Pakpak Bharat: 2 orang Kota Padangsidimpuan: 1 orang Kabupaten Nias: 1 orangKepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, menjelaskan bahwa data ini masih bersifat sementara."Laporan ini merupakan update hingga 3 Desember 2025. Pendataan terus dilakukan seiring proses pencarian dan pemulihan di lapangan," ujarnya.17 Daerah Terdampak BencanaPusdalops PB Sumut juga mencatat ada 17 kabupaten/kota yang terdampak bencana sejak hujan ekstrem melanda wilayah tersebut. Daerah-daerah tersebut meliputi: Kota Medan Kota Binjai Kota Tebingtinggi Kota Sibolga Kota Padangsidimpuan Kabupaten Deliserdang Kabupaten Serdangbedagai Kabupaten Langkat Kabupaten Humbang Hasundutan Kabupaten Pakpak Bharat Kabupaten Nias Kabupaten Tapanuli Utara Kabupaten Asahan Kabupaten Tapanuli Selatan Kabupaten Tapanuli Tengah Kabupaten Mandailing Natal Kabupaten BatubaraSebagian besar wilayah yang terdampak mengalami kerusakan infrastruktur, akses jalan terputus, serta lumpuhnya aktivitas ekonomi dan layanan publik.Proses Pencarian Korban Masih BerlangsungBPBD Sumut menyebutkan bahwa tim gabungan masih terus melakukan upaya pencarian korban yang dilaporkan hilang.Kondisi cuaca yang tidak menentu serta medan berat menjadi tantangan utama dalam operasi evakuasi."Karena banyak lokasi yang masih terisolasi, pendataan masih bisa berubah. Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan relawan," kata Sri.