Topikseru.com - Satu unit mobil listrik mewah
Hyundai IONIQ 5 N dilaporkan terbakar hebat saat terparkir di kawasan Jalan Sei Asahan, Kota Medan, Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 10.23 WIB. Kendaraan tersebut disebut-sebut diduga milik Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution.Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak terkait mengenai kepemilikan kendaraan tersebut.Namun, informasi yang beredar luas di masyarakat menyebut mobil listrik berwarna gelap itu kerap digunakan oleh orang nomor satu di Sumut tersebut.Dua unit mobil pemadam kebakaran milik Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Medan bersama petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Sumut diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan pengamanan area.Dugaan Sementara Masalah BateraiPenyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, dugaan awal mengarah pada gangguan pada sistem baterai mobil listrik. Api dilaporkan muncul secara tiba-tiba saat kendaraan dalam kondisi terparkir.Kasus kebakaran
mobil listrik kembali menjadi sorotan publik, seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik sebagai alternatif ramah lingkungan.Insiden ini memicu perbincangan luas di masyarakat mengenai tingkat keamanan kendaraan listrik, khususnya saat berada di area tertutup atau parkir dalam waktu lama.Apakah Mobil Listrik Mudah Terbakar?Fenomena mobil listrik terbakar bukan sekadar isu, meskipun jumlah kejadiannya relatif jarang dibandingkan kendaraan berbahan bakar fosil.Salah satu risiko utama pada mobil listrik adalah thermal runaway, yakni kondisi ketika sel baterai lithium-ion mengalami peningkatan suhu secara tidak terkendali hingga memicu kebakaran.Selain itu, faktor lain yang kerap disebut sebagai pemicu antara lain: Overcharging atau pengisian daya berlebihan Kerusakan fisik baterai Gangguan sistem kelistrikan Cacat produksi pada komponen tertentuBeberapa produsen otomotif global, termasuk Hyundai, sebelumnya menegaskan bahwa sistem baterai kendaraan listrik mereka telah melalui serangkaian uji keamanan ketat.Pihak industri juga menyebut bahwa potensi thermal runaway telah diantisipasi sejak tahap produksi sel baterai.Tantangan Pemadaman Mobil ListrikKebakaran mobil listrik memiliki karakteristik berbeda dibandingkan kendaraan konvensional. Baterai lithium-ion membutuhkan volume air yang sangat besar untuk dipadamkan, bahkan dalam beberapa kasus api dapat muncul kembali jika tidak ditangani secara tepat.Hal inilah yang membuat petugas pemadam kebakaran harus menerapkan prosedur khusus saat menangani insiden kebakaran kendaraan listrik.Penyebab Umum Mobil Listrik TerbakarBerikut sejumlah faktor yang dapat memicu kebakaran pada mobil listrik:Kerusakan bateraiBenturan keras atau cacat produksi dapat memicu reaksi kimia berbahaya pada sel baterai.OverchargingPenggunaan charger tidak sesuai standar dapat menyebabkan panas berlebih.Kesalahan instalasi sistem listrikModifikasi ilegal atau pemasangan komponen non-standar meningkatkan risiko korsleting.Cacat produksiKesalahan manufaktur yang luput dari pengujian awal.Kecelakaan lalu lintasBenturan dapat merusak struktur baterai secara fisik.Suhu lingkungan ekstremPaparan panas tinggi dalam waktu lama dapat mempercepat degradasi baterai.Langkah yang Harus Dilakukan Jika Mobil Listrik TerbakarDalam kondisi darurat kebakaran mobil listrik, masyarakat disarankan melakukan langkah berikut: Segera menjauh dan cari lokasi aman jika muncul asap atau bau terbakar Matikan sistem kendaraan bila memungkinkan Jangan mencoba memadamkan sendiri Segera hubungi pemadam kebakaran dan informasikan bahwa kendaraan yang terbakar adalah mobil listrik Hindari menyentuh kendaraan setelah api padamTips Mencegah Kebakaran Mobil ListrikUntuk meminimalkan risiko, pemilik mobil listrik disarankan: Menggunakan charger resmi dan tersertifikasi Melakukan pemeriksaan baterai secara berkala di bengkel resmi Menghindari modifikasi sistem kelistrikan Memarkir kendaraan di area sejuk dan berventilasi baik Memanfaatkan Battery Management System (BMS) Menghindari pengisian daya berlebihan, terutama semalamanEdukasi Pengguna Jadi KunciMeski mengusung teknologi masa depan, mobil listrik tetap memiliki risiko jika tidak digunakan sesuai prosedur.Insiden di Medan ini menjadi pengingat pentingnya edukasi pengguna, kesiapan infrastruktur, serta pemahaman publik mengenai karakteristik kendaraan listrik.