DPR Tolak Wacana Sekolah Daring 2026, Esti: Risiko Learning Loss Mengintai

Muchlis - Senin, 23 Maret 2026 19:13 WIB
sekolah daring DPR
Topikseru.com, Jakarta - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayanti, menyatakan penolakannya terhadap wacana penerapan kembali sistem pembelajaran atau sekolah daring bagi siswa sekolah mulai April 2026.Wacana tersebut sebelumnya mencuat sebagai bagian dari kebijakan efisiensi dan strategi penghematan energi yang tengah dipertimbangkan pemerintah.Esti menilai, pengalaman selama pandemi COVID-19 menunjukkan bahwa sistem pembelajaran jarak jauh menyisakan berbagai persoalan serius di sektor pendidikan.[irp posts="30826" ]"Pembelajaran daring pernah kita jalankan saat pandemi COVID-19, dan kita tahu dampaknya tidak sederhana," kata Esti dalam keterangan tertulis, Senin.Risiko Learning Loss Jadi SorotanMenurut Esti, salah satu dampak paling signifikan dari pembelajaran daring adalah fenomena learning loss, yakni kondisi menurunnya kemampuan belajar siswa akibat keterbatasan interaksi dan efektivitas pembelajaran.Ia menilai, banyak siswa mengalami penurunan kemampuan kognitif, kehilangan motivasi belajar, hingga kesulitan memahami materi selama sistem daring diterapkan."Learning loss ini berdampak langsung pada kualitas pendidikan dan perkembangan siswa," ujarnya.[irp posts="35572" ]Masalah Disiplin hingga TeknologiSelain aspek akademik, Esti juga menyoroti berbagai tantangan lain yang muncul selama pembelajaran jarak jauh, seperti kedisiplinan siswa, pembentukan karakter, hingga kendala akses teknologi.Menurut dia, sistem daring tidak mampu secara optimal membentuk aspek afektif siswa, termasuk kepribadian, sikap, dan nilai-nilai sosial."Hal-hal tersebut adalah problem yang tidak sederhana dan berdampak jangka panjang," katanya.Esti menambahkan, pembelajaran daring juga berpengaruh terhadap kesehatan mental dan fisik siswa.Minimnya interaksi sosial serta peningkatan waktu penggunaan perangkat digital dinilai berpotensi memicu gangguan psikologis dan menurunkan kualitas kesehatan anak.DPR Minta Pemerintah Cari AlternatifKarena itu, Esti mendorong pemerintah untuk mencari solusi alternatif dalam menghadapi tantangan global, termasuk kemungkinan kenaikan harga energi, tanpa mengorbankan sektor pendidikan.Ia menegaskan bahwa kebijakan pendidikan harus tetap menjadi prioritas utama karena dampaknya bersifat jangka panjang bagi generasi mendatang."Pasti masih ada langkah alternatif terbaik tanpa harus mengorbankan pendidikan anak-anak," kata Esti.

Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Politik

Surya Paloh Peringatkan RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Sumber Polemik Baru

Politik

Ketok Pagu Anggaran Kementan 2027 Rp 28,02 Triliun, DPR Fokus Swasembada Pangan

Politik

Kisah Kevin Vincent, Mahasiswa ITB Berusia 14 Tahun: Pernah Gagal SNBP hingga Lolos FTTM lewat SNBT

Politik

Dituduh Atur Pita Cukai Rokok, Ketua Komisi XI DPR Misbakhun Buka Suara

Politik

DPR Minta Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Krakatau Dikerahkan Maksimal

Politik

Prabowo Ingin Leburkan BMKG dan Badan Geologi, Puan Maharani Beri Catatan Penting