Prabowo Panggil Luhut dan Chatib Basri ke Istana, Ada Sinyal Bahas Ekonomi Nasional?

Muchlis - Selasa, 09 Juni 2026 16:43 WIB
Prabowo panggil Luhut dan Chatib Basr
Topikseru.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memanggil Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, serta ekonom senior Chatib Basri ke Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa (10/6/2026) sore.Kedua tokoh tersebut tiba hampir bersamaan di Kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 15.30 WIB. Kehadiran mereka langsung menarik perhatian karena berlangsung di tengah berbagai isu strategis yang tengah dihadapi perekonomian nasional dan global.Meski menjadi pusat perhatian awak media, baik Luhut maupun Chatib memilih irit bicara terkait agenda pertemuan dengan Presiden Prabowo. Namun, Chatib membenarkan bahwa dirinya hadir untuk memenuhi undangan langsung dari Kepala Negara.Pertemuan Picu Spekulasi Bahasan Ekonomi dan InvestasiPemanggilan dua figur yang dikenal memiliki pengaruh besar dalam perumusan kebijakan ekonomi tersebut memunculkan berbagai spekulasi mengenai topik yang dibahas di balik pintu Istana.Luhut saat ini memimpin Dewan Ekonomi Nasional yang bertugas memberikan masukan strategis terkait arah pembangunan ekonomi Indonesia. Sementara Chatib Basri dikenal sebagai salah satu ekonom senior yang kerap memberikan pandangan mengenai stabilitas fiskal, investasi, hingga dinamika ekonomi global.Meski belum ada keterangan resmi mengenai materi pembahasan, pertemuan ini terjadi di tengah meningkatnya perhatian pemerintah terhadap tantangan ekonomi global, ketidakpastian geopolitik, serta upaya menjaga pertumbuhan ekonomi nasional.Prabowo Juga Gelar Rapat Terbatas dengan Menteri PKPSelain menerima Luhut dan Chatib Basri, Presiden Prabowo juga diketahui menggelar rapat terbatas dengan Maruarar Sirait di lingkungan Istana Kepresidenan.Pertemuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda padat Presiden pada Selasa. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi terkait hasil pembahasan rapat tersebut.Istana Ramai Agenda DiplomatikDi hari yang sama, Presiden Prabowo juga menerima penyerahan surat kepercayaan dari sejumlah duta besar negara sahabat di Istana Merdeka.Berdasarkan informasi yang beredar di kalangan wartawan Istana, terdapat sembilan duta besar yang dijadwalkan menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden sebagai tanda resmi dimulainya tugas diplomatik mereka di Indonesia.Sebelumnya, pada Senin (9/6/2026), Presiden Prabowo telah menerima surat kepercayaan dari delapan duta besar negara sahabat, antara lain perwakilan dari Sri Lanka, Filipina, Korea Selatan, Ceko, Palestina, Yunani, Lebanon, dan Saint Lucia.Prosesi diplomatik tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Luar Negeri Muhammad Anis Matta, Arrmanatha Christiawan Nasir, serta Arif Havas Oegroseno.Hadir pula Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.Fokus Pemerintah pada Stabilitas EkonomiPertemuan Presiden dengan Luhut dan Chatib Basri dinilai menjadi sinyal bahwa pemerintah terus mengintensifkan koordinasi dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi yang berkembang.Pasar saat ini tengah mencermati berbagai faktor global mulai dari gejolak geopolitik, dinamika harga komoditas, hingga arus investasi internasional yang berpotensi memengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia.Meski belum ada pernyataan resmi dari Istana mengenai hasil pertemuan tersebut, pelaku pasar dan investor diperkirakan akan menunggu perkembangan lanjutan terkait arah kebijakan ekonomi yang sedang disiapkan pemerintah.

Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Politik

Bahlil Siap Jalankan Arahan Prabowo soal Bensin dari Batu Bara

Politik

Prabowo Sentil Kawan Musiman dan Tegaskan Arti Kesetiaan di HUT ke-28 PAN

Politik

The Fed Kerek Suku Bunga 25 Bps, Tokocrypto Peringatkan Risiko Pasar Kripto

Politik

Prabowo Perintahkan Kapolri "All Out" Sikat Pidana Korporasi Pelaku Karhutla

Politik

Komitmen Pemberantasan Korupsi: Prabowo Tak Lindungi Orang Dekat, Singgung BGN dan Hotel Sultan

Politik

Resmikan LRT Manggarai, Prabowo Puji Pramono Anung Gubernur Hebat