Masjid Agung Syahrun Nur Jadi Ikon Wisata Religi di Sipirok, Tapanuli Selatan

- Minggu, 15 Februari 2026 22:10 WIB
Masjid Agung Syahrun Nur Sipirok Tapanuli Selatan dengan arsitektur megah bergaya Timur Tengah dan sentuhan budaya Mandailing

Topikseru.com, Tapanuli Selatan – Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, memiliki ikon baru wisata religi yang kini menjadi perhatian masyarakat, yakni Masjid Agung Syahrun Nur yang berdiri megah di pusat Kota Sipirok.

Masjid yang diresmikan pada 2021 ini berlokasi di kawasan Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan dan menjadi salah satu bangunan religius terbesar di wilayah tersebut.

Diresmikan Tahun 2021

Masjid Agung Syahrun Nur diresmikan oleh Bupati Tapanuli Selatan saat itu, Syahrul Martua Pasaribu.

Pembangunannya menjadi bagian dari penguatan pusat kegiatan keagamaan di daerah tersebut.

Masjid ini dibangun di atas lahan lebih dari 5.000 meter persegi dan mampu menampung sekitar 2.350 jamaah.

Kapasitas tersebut menjadikannya pusat pelaksanaan salat berjamaah skala besar, termasuk Salat Idul Fitri dan Idul Adha.

Berada di Kawasan Sejuk Bukit Barisan

Terletak di Kota Sipirok, masjid ini berada di kawasan pegunungan Pegunungan Bukit Barisan.

Lingkungan alam yang masih asri dan udara sejuk menjadi daya tarik tersendiri bagi jamaah maupun wisatawan.

Letaknya yang strategis membuat masjid ini mudah dijangkau sekaligus menawarkan panorama alam khas dataran tinggi Sumatera.

Arsitektur Bergaya Timur Tengah Berpadu Unsur Lokal

Secara arsitektur, Masjid Agung Syahrun Nur mengusung gaya Timur Tengah dengan satu kubah utama besar dan empat menara tinggi yang mengelilinginya.

Interior masjid dihiasi kaligrafi Al-Qur’an serta lampu gantung berukuran besar yang memperkuat kesan megah.

Beberapa pengunjung kerap menyebut desainnya mengingatkan pada Masjid Nabawi di Madinah, meski dalam skala yang lebih kecil.

Menariknya, bangunan ini juga memadukan unsur budaya lokal Batak Mandailing.

Ornamen ukiran bermotif warna hijau, merah, putih, dan hitam terinspirasi dari kain tradisional ulos.

Selain itu, sejumlah elemen struktur bangunan mengadopsi filosofi rumah adat Bagas Godang khas Tapanuli Selatan.

Perpaduan tersebut menjadikan masjid ini tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga simbol harmonisasi antara nilai Islam dan kearifan lokal.

Destinasi Wisata Religi Unggulan

Sejak diresmikan, Masjid Agung Syahrun Nur menjadi salah satu destinasi wisata religi di Kabupaten Tapanuli Selatan.

Pengunjung dari berbagai daerah di Sumatera Utara kerap singgah untuk beribadah sekaligus menikmati keindahan arsitekturnya.

Pada waktu senja, siluet kubah dan menara dengan latar langit pegunungan menjadi daya tarik visual yang sering diabadikan pengunjung.

Selain fungsi wisata, masjid ini aktif digunakan untuk berbagai kegiatan keagamaan seperti pengajian rutin, kajian Islam, peringatan hari besar Islam, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.

Simbol Identitas dan Kebanggaan Daerah

Kehadiran Masjid Agung Syahrun Nur memperkuat identitas religius Kabupaten Tapanuli Selatan sekaligus menjadi ikon baru daerah tersebut.

Dengan arsitektur megah, kapasitas besar, serta lokasi yang berada di kawasan pegunungan yang sejuk, masjid ini dinilai berpotensi mendorong pengembangan sektor wisata religi di Sumatera Utara.

Masjid Agung Syahrun Nur kini bukan hanya pusat ibadah, tetapi juga representasi kemajuan pembangunan dan pelestarian budaya lokal di Tapanuli Selatan.

Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Berita

BMKG Ingatkan Sumut Diguyur Hujan Rabu, Sejumlah Perairan Berpotensi Gelombang 2,5 Meter

Berita

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Sumut: Hujan Petir dan Gelombang 4 Meter

Berita

BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Sumut: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Sabtu Ini

Berita

Pemprov Sumut Genjot Kawasan Unggulan Perikanan Tangkap & Budi Daya Integrasi Hulu-Hilir

Berita

BMKG Ungkap Potensi Hujan Meluas di Sumut 17 September, Banjir dan Longsor Mengintai

Berita

Banjir Rendam 7 Desa di Nias Barat, Ketinggian Air Capai 2 Meter