Harga Emas Spot Kembali Menguat 1,7% di Level US$4.505,35 per Ons Troi Setelah Dolar AS Melemah

Mhd Rabbani - Jumat, 05 Juni 2026 09:11 WIB
Harga Emas Spot
Topikseru.com, New York - Pada perdagangan Kamis (4/6/2026) harga emas spot kembali menguat setelah dolar AS melemah dan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Amerika Serikat turun.Sentimen ini muncul seiring meningkatnya harapan tercapainya perdamaian yang lebih luas di Timur Tengah.Mengutip data pasar, harga emas spot naik 1,7% menjadi US$ 4.505,35 per ons troi pada pukul 09.05 waktu New York.Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Agustus menguat 1,5% ke level US$ 4.532,80 per ons troi.Penguatan emas terjadi setelah Israel dan Lebanon mengumumkan kesepakatan gencatan senjata pada Rabu (3/6).Kesepakatan tersebut memicu optimisme bahwa negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran juga berpotensi mencapai titik terang.Kabar tersebut langsung memicu penurunan harga minyak dunia lebih dari 3%. Pelaku pasar berharap Selat Hormuz, jalur penting pengiriman minyak global, dapat kembali beroperasi normal apabila ketegangan kawasan mereda.Di saat yang sama, indeks dolar AS turun sekitar 0,3%, membuat emas yang diperdagangkan dalam denominasi dolar menjadi lebih murah bagi investor pemegang mata uang lain.Penurunan yield obligasi AS, termasuk tenor 10 tahun, juga meningkatkan daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil.Trader logam independen Tai Wong mengatakan pelemahan dolar dan yield obligasi membantu harga emas bertahan di atas level teknikal penting, yakni rata-rata pergerakan 200 hari.Menurut Wong, peluang emas kembali mencetak rekor tertinggi tahun ini akan sangat bergantung pada perkembangan situasi geopolitik di Timur Tengah."Rekor harga emas baru akan lebih sulit tercapai jika terjadi gencatan senjata permanen dengan Iran yang memungkinkan Selat Hormuz kembali dibuka, harga energi turun, dan kekhawatiran pasar terhadap suku bunga mereda," ujarnya.Meski menguat pada perdagangan terbaru, harga emas masih berada jauh di bawah rekor tertinggi sepanjang masa yang sempat menyentuh US$ 5.594,82 per ons troi pada 29 Januari 2026.Sejak konflik Iran memanas pada akhir Februari lalu, harga emas telah terkoreksi sekitar 16%. Pelaku pasar kini menantikan rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat untuk Mei yang akan diumumkan Jumat (5/6).Data tersebut dinilai penting untuk mengukur kondisi pasar tenaga kerja dan menjadi petunjuk arah kebijakan suku bunga bank sentral AS atau Federal Reserve ke depan.Sementara itu, logam mulia lainnya juga mencatat kenaikan. Harga perak spot melonjak 3,1% menjadi US$ 74,96 per ons troi.Harga platinum naik 1,9% ke US$ 1.895,29 per ons troi, sedangkan paladium menguat 1,6% menjadi US$ 1.322,01 per ons troi.

Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi & Bisnis

Harga Emas Antam Hari Ini 22 September 2026 Terkoreksi Tipis Rp1.000, Cek Rinciannya

Ekonomi & Bisnis

Harga Emas Spot Terkoreksi 0,36% Terseret di Level US$ 4.309,10 per Ons

Ekonomi & Bisnis

Harga Emas Spot Kembali Menguat dan Mencapai Level Tertinggi dalam Sepekan

Ekonomi & Bisnis

Harga Emas Antam Naik Rp15.000 Dibanderol di Level Rp 2.6380.000 per Gram

Ekonomi & Bisnis

Harga Emas Antam Naik Rp25.000 Dibanderol di Level Rp 2.623.000 per gram

Ekonomi & Bisnis

Analis Pasar: IHSG Diperkirakan Masih Berada dalam Fase Konsolidasi