Harga Emas Spot Turun 0,9% Bertengger di Level US$ 4.067,39 per Ons Troi

Mhd Rabbani - Kamis, 09 Juli 2026 08:43 WIB
Harga Emas Spot
Topikseru.com, Jakarta - Pada perdagangan Rabu (8/7/2026) harga emas spot melemah seiring lonjakan harga minyak yang memicu kekhawatiran inflasi.Setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa kesepakatan sementara untuk mengakhiri konflik dengan Iran telah "berakhir".Berdasarkan data yang dilansir dari Reuters, harga emas spot turun 0,9% menjadi US$ 4.067,39 per ons troi pada pukul 14.10 EDT (18.10 GMT), setelah sebelumnya menyentuh level terendah sejak 1 Juli.Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Agustus ditutup turun 1,8% ke level US$ 4.082,40 per ons troi."Faktor utama yang mendorong pergerakan hari ini adalah meningkatnya eskalasi ketegangan antara AS dan Iran. Dengan potensi berakhirnya gencatan senjata, hampir seluruh aset berisiko mengalami tekanan, termasuk emas," kata David Meger, Direktur Perdagangan Logam di High Ridge Futures.Ketegangan meningkat setelah Iran mengklaim menyerang sejumlah fasilitas militer AS di Bahrain dan Kuwait sebagai balasan atas serangan militer AS terhadap sasaran di Iran.Serangan tersebut dilakukan setelah kapal-kapal tanker di Selat Hormuz menjadi target serangan.Di saat yang sama, harga minyak mentah melonjak lebih dari 5%. Kenaikan harga energi berpotensi memicu inflasi yang lebih tinggi dan mendorong bank sentral menaikkan suku bunga untuk menekan tekanan harga.Meskipun emas selama ini dikenal sebagai aset lindung nilai (safe haven) terhadap inflasi, logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil tersebut cenderung kurang diminati ketika suku bunga berada pada level tinggi.Malam Ini Kekhawatiran terhadap inflasi juga mengemuka dalam rapat kebijakan Federal Reserve bulan lalu.Risalah rapat The Fed menunjukkan para pejabat bank sentral khawatir tekanan harga semakin meluas dan mungkin memerlukan kenaikan suku bunga.Beberapa peserta rapat pada 16-17 Juni bahkan menilai terdapat alasan untuk segera menaikkan suku bunga.Berdasarkan CME FedWatch Tool, pelaku pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga AS pada September mencapai sekitar 69%, meningkat dari 62% sehari sebelumnya.Sementara itu, Bank of America dalam riset yang diterbitkan Selasa memangkas proyeksi rata-rata harga emas tahun 2026 sebesar 14% menjadi US$ 4.360 per ons troi, seiring prospek kebijakan moneter Federal Reserve yang lebih agresif (hawkish).Meski demikian, bank tersebut masih memperkirakan harga emas berpotensi mencapai US$ 5.000 per ons troi setelah siklus pengetatan moneter berakhir.Adapun logam mulia lainnya juga ditutup melemah. Harga perak spot turun 2,9% menjadi US$ 58,25 per ons troi, platinum merosot 3,6% ke US$ 1.580,92 per ons troi, dan paladium turun 4,5% menjadi US$ 1.219,84 per ons troi.

Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi & Bisnis

Harga Emas Antam Hari Ini 22 September 2026 Terkoreksi Tipis Rp1.000, Cek Rinciannya

Ekonomi & Bisnis

Harga Emas Spot Terkoreksi 0,36% Terseret di Level US$ 4.309,10 per Ons

Ekonomi & Bisnis

Harga Emas Spot Kembali Menguat dan Mencapai Level Tertinggi dalam Sepekan

Ekonomi & Bisnis

Harga Emas Antam Naik Rp15.000 Dibanderol di Level Rp 2.6380.000 per Gram

Ekonomi & Bisnis

Harga Emas Antam Naik Rp25.000 Dibanderol di Level Rp 2.623.000 per gram

Ekonomi & Bisnis

Harga Emas Spot Naik 1,4% Bertengger US$4.414,30 per Ons Troi