Nilai Tukar Rupiah Tampil perkasa Berhasil Kembali ke Bawah Rp18.000 per Dolar AS

Mhd Rabbani - Kamis, 16 Juli 2026 17:04 WIB
Nilai Tukar Rupiah
Topikseru.com, Jakarta - Pada akhir perdagangan Kamis (16/7/2026) nilai tukar rupiah tampil perkasa dan berhasil kembali ke bawah Rp 18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) di pasar spot.Diketahu nilai tukar rupiah spot ditutup di level Rp 17.986 per dolar AS. Ini membuat rupiah menguat 0,46% dibandingkan dengan penutupan pada hari sebelumnya yang berada di level Rp 18.068 per dolar AS.Pergerakan rupiah ini sejalan dengan mayoritas mata uang di Asia. Hingga pukul 15.00 WIB, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,53%.Disusul, ringgit Malaysia yang melesat 0,14%. Selanjutnya, baht Thailand terkerek 0,13% dan peso Filipina yang sudah ditutup terangkat 0,09%.Lalu, yen Jepang terapresiasi 0,07%. Berikutnya ada dolar Singapura yang terlihat menguat tipis 0,06% terhadap the greenback.Sementara itu, dolar Taiwan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ditutup anjlok 0,16%.Diikuti, rupee India yang terkoreksi 0,05%. Kemudian ada yuan China yang turun 0,018% dan dolar Hong Kong yang melemah tipis 0,005% di sore ini.Analis Pasar: Nilai Tukar Rupiah Bergerak Fluktuatif Tapi Ditutup MelemahPada perdagangan Rabu (15/7/2026) nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat di pasar spot.Berdasarkan data yang dilansir dari Bloomberg, rupiah di pasar spot menguat 0,13% secara harian ke Rp 18.068 per dolar AS.Sementara, data Jisdor Bank Indonesia (BI), rupiah menguat 0,19% secara harian ke Rp 18.064 per dolar AS.Menanggapi hak tersebut, Analis Mata Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi, mengatakan penguatan rupiah terjadi karena data indeks harga konsumen atau consumer price index (CPI) AS meleset dari perkiraan, turun dari 4,2% menjadi 3,5% secara year on year (yoy) dan berada di bawah proyeksi perlambatan sebesar 3,8%.Kondisi ini menjadi indikasi bahwa kenaikan suku bunga agresif oleh The Fed saat ini tidak diperlukan.Sementara itu, inflasi inti turun dari 2,9% menjadi 2,6%, juga di bawah perkiraan sebesar 2,8%.“Para pedagang mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed,” ucap Ibrahim.Menurut CME FedWatch Tool, probabilitas kenaikan suku bunga pada Juli turun menjadi 16% dari 40%, sementara peluang kenaikan suku bunga pada September turun menjadi 60% dari 74%.Meski begitu, Ibrahim memperkirakan rupiah besok bergerak melemah karena sentimen kebijakan fiskal.Sebab, berdasarkan outlook pemerintah, defisit APBN tahun 2026 diproyeksikan melebar menjadi Rp 734,32 triliun.Sejalan dengan itu, kebutuhan pembiayaan anggaran juga meningkat, dengan pembiayaan utang neto diperkirakan mencapai Rp 868,12 triliun.Selain itu, perkembangan eskalasi geopolitik di Timur Tengah juga turut memengaruhi pergerakan rupiah hari ini.Ibrahim memperkirakan rupiah pada Kamis (16/7/2026) bergerak fluktuatif, namun ditutup melemah di rentang Rp 18.060–Rp 18.110 per dolar AS.Chief Analyst Doo Financial Futures, Lukman Leong, juga mengatakan rupiah ditutup menguat terhadap dolar AS, didukung oleh data inflasi AS yang lebih lemah dari perkiraan.Hal itu memicu menurunnya ekspektasi pasar terhadap The Fed untuk menaikkan suku bunga.“Rupiah juga masih didukung oleh dipertahankannya peringkat kredit Indonesia oleh S&P. Penguatan terbatasi oleh memanasnya geopolitik di Timur Tengah dan naiknya harga minyak mentah dunia,” ujar Lukman.Adapun, untuk hari ini (16/7/2026), Lukman menyebut investor akan kembali menantikan data inflasi tingkat produsen di AS, yang apabila juga berada di bawah ekspektasi, akan kembali mendukung rupiah.Lukman memproyeksikan rupiah hari ini (16/7) bergerak di kisaran Rp 18.000–Rp 18.100 per dolar AS.

Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi & Bisnis

Nilai Tukar Rupiah Melemah 0,16% Dibuka di Level Rp17.876 per Dolar AS Pagi Ini

Ekonomi & Bisnis

Analis Pasar: Nilai Tukar Rupiah Masih akan Bergerak Fluktuatif di Kisaran Rp17.840-Rp17.900 per Dolar AS

Ekonomi & Bisnis

Nilai Tukar Rupiah Masih Loyo Tersungkur di Level Rp 17.827 per Dolar AS Siang Ini

Ekonomi & Bisnis

Nilai Tukar Rupiah Melemah 0,12% Terseret di Level Rp17.779 per Dolar AS Pagi Ini

Ekonomi & Bisnis

Analis Pasar: Nilai Tukar Rupiah akan Bergerak dalam Rentang Rp17.600-Rp17.900 per Dolar AS

Ekonomi & Bisnis

Nilai Tukar Rupiah Terjatuh di Zona Merah Ditutup di Level Rp17.758 per Dolar AS