Nilai Tukar Rupiah Melemah 0,50% Terduduk di Level Rp18.054 per Dolar AS Pagi Ini

Mhd Rabbani - Jumat, 31 Juli 2026 10:23 WIB
Nilai Tukar Rupiah
Topikseru.com, Jakarta - Pada perdagangan Jumat (31/7/2026) pagi. Pukul 09.10 WIB nilai tukar rupiah dibuka melemah berada di level Rp 18.054 per dolar Amerika Serikat (AS).Di mana nilai tukar melemah 0,50% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 18.111 per dolar AS.Di perdagangan Asia, mayoritas mata uang menguat terhadap dolar AS pagi ini. Peso Filipina mencatat penguatan terbesar yakni 0,33%, disusul rupiah yang menguat 0,32%.Kemudian, ringgit Malaysia menguat 0,11%, baht Thailand menguat 0,08%, yuan China menguat 0,03% dan dolar Taiwan yang menguat 0,006%.Sedangkan mata uang Asia lainnya melemah terhadap dolar AS pagi ini. Yen Jepang melemah 0,64%, won Korea melemah 0,61%, dolar Singapura melemah 0,15% dan dolar Hong Kong melemah 0,006% terhadap dolar AS pagi ini.Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 100,19, naik dari sehari sebelumnya yang ada di 99,86.Analis Pasar: Nilai Tukar Rupiah akan Bergerak Fluktuatif di Kisaran Rp18.050–Rp18.150 per Dolar ASPergerakan nilai tukar rupiah berpotensi melanjutkan tren pelemahan menjelang penutupan perdagangan pekan ini akibat kombinasi tekanan sentimen global dan domestik.Berdasarkan data yang dilansir dari Bloomberg pada Kamis (30/7/2026), rupiah di pasar spot ditutup melorot ke level Rp18.111 per dolar Amerika Serikat (AS).Sementara itu, data Trading Economics mencatat rupiah spot bergerak menguat tipis 0,10% ke posisi Rp18.086 per dolar AS.Di sisi lain, berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia, mata uang Garuda mencatatkan penguatan sebesar 0,05% ke level Rp18.078 per dolar AS.Mata uang kawasan regional dan rupiah tercatat kompak tertekan oleh penguatan dolar AS yang dipicu kekhawatiran atas eskalasi konflik di Timur Tengah.Menanggapi hal tersebut, Chief Analyst Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai sentimen negatif pasar kian diperberat oleh dinamika internal pasca pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.Lebih lanjut, pergerakan nilai tukar dalam jangka pendek bakal sangat bergantung pada rilis data ekonomi krusial dari Amerika Serikat."Rupiah hari ini akan dipengaruhi oleh hasil rilis data inflasi PCE dan PDB AS malam ini, dan tentunya investor masih akan terus memantau perkembangan geopolitik di Timur Tengah," kata Lukman.Pada saat yang sama, sinyal pengetatan moneter dari bank sentral AS turut menambah amunisi bagi keperkasaan dolar AS terhadap mata uang global.Sementara, Presiden Direktur PT Doo Financial Futures, Ariston Tjendra, mengamati bahwa hasil rapat FOMC dini hari tadi yang membuka peluang kenaikan suku bunga acuan sukses membendung potensi penguatan mata uang berkembang.Ariston juga menyoroti pentingnya kejelasan kepemimpinan di bank sentral untuk menjaga persepsi pasar terhadap arah kebijakan moneter nasional."Sosok pimpinan tertinggi bank sentral itu penting karena menunjukkan kredibilitas Bank Sentral dalam mengelola moneter," tegas Ariston.Untuk perdagangan Jumat (31/7), Lukman memproyeksikan rupiah bergerak fluktuatif pada kisaran Rp18.050 – Rp18.150 per dolar AS.Sementara itu, Ariston memperkirakan kurs rupiah akan diperdagangkan pada rentang Rp18.050 – Rp18.130 per dolar AS.

Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi & Bisnis

Nilai Tukar Rupiah Melemah 0,16% Dibuka di Level Rp17.876 per Dolar AS Pagi Ini

Ekonomi & Bisnis

Analis Pasar: Nilai Tukar Rupiah Masih akan Bergerak Fluktuatif di Kisaran Rp17.840-Rp17.900 per Dolar AS

Ekonomi & Bisnis

Nilai Tukar Rupiah Masih Loyo Tersungkur di Level Rp 17.827 per Dolar AS Siang Ini

Ekonomi & Bisnis

Nilai Tukar Rupiah Melemah 0,12% Terseret di Level Rp17.779 per Dolar AS Pagi Ini

Ekonomi & Bisnis

Analis Pasar: Nilai Tukar Rupiah akan Bergerak dalam Rentang Rp17.600-Rp17.900 per Dolar AS

Ekonomi & Bisnis

Nilai Tukar Rupiah Terjatuh di Zona Merah Ditutup di Level Rp17.758 per Dolar AS