Catat! Daerah Potensi Terkena Sebaran Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau

Mhd Rabbani - Senin, 07 September 2026 07:51 WIB
Catat! Daerah Potensi Terkena Sebaran Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau
Topikseru.com, Jakarta - Pasca meletus anda perlu waspada terhadap sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Berikut ini daerah potensi terkena sebaran abu vulkanik letusan Anak Krakatau yang wajib Anda tahu.BMKG menyebutkan, berdasarkan informasi PVMBG, VAAC Darmin, dan analisis citra RGB Himawari-9 pukul 08.00 WIB, teridentifikasi dua klaster utama sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.Klaster hingga 20.000 kaki, bergerak ke arah Timur Laut-SelatanKlaster hingga 50.000 kaki, bergerak ke arah Barat Daya-Barat LautBerdasarkan analisis citra RGB Himawari-9 dan Significant Meteorological Information (Sigmet) BMKG per 6 September 2024 pukul 08.00 WIB, sebaran abu vulkanik Anak Krakatau terpantau mengarah:Sebaran 1 dengan ketinggian hingga 20.000 kakiDKI JakartaBantenJawa BaratPerairan sekitar Jakarta, Banten, dan Jawa BaratSebaran 2 dengan ketinggian hingga 50.000 kakiBantenLampungBengkuluSumatera SelatanSelat Sunda bagian SelatanSamudra Hindia di sebelah Barat Bengkulu, Lampung, dan BantenUntuk itu, BMKG mengimbau masyarakat di wilayah terdampak:Menggunakan masker dan kacamata pelindung saat beraktivitas di luarMembatasi aktivitas luar rumah dan menutup ventilasi tempat tinggalMemberikan perlindungan ekstra bagi lansia, anak-anak, dan penderita penyakit pernafasanBMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan tapi tetap tenang.Cara Cek Peta Sebaran Abu Vulkanik Secara Online Erupsi Gunung lewat Windy hingga BMKG[caption id="attachment_55361" align="aligncenter" width="563"] BMKG menyebutkan, berdasarkan informasi PVMBG, VAAC Darmin, dan analisis citra RGB Himawari-9 pukul 08.00 WIB, teridentifikasi dua klaster utama sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.[/caption]Cara cek sebaran abu vulkanik secara online. Abu vulkanik dapat terbawa angin hingga jarak yang cukup jauh, sehingga dampaknya tidak selalu terbatas pada wilayah yang berada tepat di sekitar gunung api.Kondisi tersebut kembali menjadi perhatian setelah Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengalami erupsi pada 6 September 2026.Melansir laman BMKG, sebaran abu vulkanik berdampak pada sejumlah wilayah di bagian barat Indonesia dan mengganggu aktivitas penerbangan.Beberapa bandara bahkan menghentikan sementara operasional penerbangan karena keberadaan abu vulkanik di wilayah udara.Panduan Cek Sebaran Abu Dalam situasi seperti ini, masyarakat dapat memantau potensi arah pergerakan abu menggunakan sejumlah layanan pemantauan cuaca dan vulkanologi.Salah satu yang cukup mudah digunakan adalah Windy.com, yang dapat menampilkan pola angin dan berbagai parameter atmosfer.Untuk membantu memperkirakan ke mana abu berpotensi bergerak. Selain Windy, informasi sebaiknya dibandingkan dengan sumber resmi seperti laman BMKG.beberapa cara yang dapat digunakan oleh masyarakat. 1. Cek Sebaran Abu Vulkanik di Windy.com Laman Windy.com merupakan salah satu situs.Yang praktis digunakan untuk melihat kondisi atmosfer dan pergerakan berbagai jenis partikel di udara.Windy menyediakan data prakiraan berbagai parameter atmosfer. Melalui integrasinya dengan Copernicus Atmosphere Monitoring Service (CAMS).Windy juga menyediakan prakiraan sejumlah aerosol, termasuk abu vulkanik, debu, polusi.Dan partikel akibat kebakaran. Cara melihat sebaran abu di Windy Buka situs Windy.com pada browser.-Cari lokasi gunung api yang ingin dipantau.-Buka menu Layers atau lapisan peta.-Cari pilihan yang berkaitan dengan Air Quality/Aerosols atau Volcanic Ash jika tersedia pada tampilan yang digunakan.-Perhatikan pola pergerakan partikel pada peta.-Geser timeline untuk melihat prakiraan pada jam atau tanggal berikutnya.-Gunakan informasi arah angin sebagai pembanding untuk melihat ke mana abu kemungkinan bergerak.Windy menggunakan berbagai sumber model meteorologi dan menyediakan peta prakiraan yang dapat digunakan untuk melihat perubahan kondisi atmosfer dari waktu ke waktu.Hasil di Windy merupakan model prakiraan, sehingga tidak selalu menggambarkan kondisi abu vulkanik secara persis di lapangan.Untuk kejadian erupsi, sebaiknya informasi dari Windy dibandingkan dengan data resmi aktivitas gunung api dan advisory abu vulkanik.2. Cek Informasi Resmi BMKG Untuk mengetahui apakah sebuah gunung api sedang mengalami erupsi dan bagaimana status aktivitasnya, masyarakat Indonesia dapat menggunakan link BMKG: https://www.bmkg.go.id/cuaca/satelit/citra-sebaran-abu-vulkanikInformasi resmi mengenai kondisi arah mata angin penting digunakan untuk mengetahui kondisi rekomendasi keselamatan.Sementara itu, peta atau model sebaran dapat digunakan sebagai informasi tambahan untuk memperkirakan wilayah yang berpotensi terdampak.Informasi seperti ini berguna untuk mengetahui jalur sebaran abu berdasarkan ketinggian, dan tidak sekadar melihat arah angin di permukaan. 

Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi & Bisnis

8 Tips Membersihkan Abu Vulkanik yang Benar Menurut BNPB dan Kemenkes

Ekonomi & Bisnis

Cara Mencegah Bayi Terpapar Abu Vulkanik Usai Erupsi Gunung Anak Krakatau

Ekonomi & Bisnis

Cara Cek Peta Sebaran Abu Vulkanik Secara Online Erupsi Gunung lewat Windy hingga BMKG