Harga Emas Spot Terkoreksi 0,36% Terseret di Level US$ 4.309,10 per Ons

Mhd Rabbani - Senin, 21 September 2026 14:51 WIB
Harga Emas Spot
Topikseru.com, Jakarta - Pada perdagangan awal pekan ini. Senin (21/9/2026) harga emas spot terkoreksi di mana harga emas untuk pengiriman Desember 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 4.309,10 per ons troi, turun 0,36% dari akhir pekan lalu yang ada di US$ 4.424,90 per ons troi.Harga emas terkoreksi tipis, namun stabil di kisaran US$ 4.300 an per ons troi, karena para pedagang mempertimbangkan risiko inflasi yang berkelanjutan dan arah suku bunga setelah kenaikan suku bunga The Fed.Berdasarkan data yang dilansir dari Bloomberg, beberapa pembuat kebijakan The Fed dijdawalkan akan berbicara secara terbuka pekan ini, setelah memutuskan untuk menaikkan suku bunga pada pertemuan 15-16 September.Minneapolis Neel Kashkari mengatakan bahwa inflasi tetap tinggi dan tekanannya telah meluas melampaui guncangan harga minyak akibat perang Iran."Inflasi yang dirasakan rakyat Amerika setiap hari jauh melampaui harga minyak. Inflasi terjadi di semua aspek ekonomi," katanya.Kenaikan harga energi memperkuat spekulasi bahwa suku bunga akan tetap tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama, dan ini memberi sentimen negatif bagi emas yang tidak memberikan imbal hasil.Analis Pasar: Prospek Harga Emas Spot di Perdagangan Pekan Ini Masih Menghadapi TekananProspek harga emas spot pada perdagangan pekan ini masih menghadapi tekanan setelah pergerakan XAUUSD menunjukkan indikasi memasuki fase bearish pada timeframe daily.Pelaku pasar akan mencermati kemampuan emas menembus zona resistance utama di tengah sentimen hawkish Federal Reserve (The Fed).Mengutip data Trading Economics per Jumat (18/9/2026), harga emas spot berada di level US$4.383,45 per ons troi atau menguat 0,97% (42,06 poin) dalam sehari.Kenaikan tersebut memangkas penurunan secara bulanan menjadi minus 2,97%. Namun, secara Year to Date (YtD), harga emas masih menguat 1,47% dan tumbuh 18,96% secara tahunan (Year on Year/YoY).Analis Dupoin Futures Geraldo Kofit menjelaskan bahwa harga emas saat ini sedang membentuk secondary trend dan tertahan di sekitar zona resistance kuat 4.357 hingga 4.403.Selama pergerakan XAUUSD belum mampu menembus sekaligus bertahan di atas area tersebut, tekanan bearish diproyeksikan masih akan mendominasi pasar."Selain struktur tren, pola Head and Shoulders yang terbentuk pada grafik daily juga menjadi indikasi adanya potensi pelemahan apabila harga gagal mengatasi resistance dan tekanan jual kembali meningkat," ujar Geraldo.Di sisi lain, harga emas sempat memperoleh sentimen positif pada perdagangan terbaru setelah mencatat penguatan lebih dari 2%.Penguatan harga emas tersebut didorong oleh pelemahan indeks dolar AS (USD) serta penurunan imbal hasil (yield) US Treasury tenor 10 tahun yang sempat menyentuh level 5%.Selain itu, penurunan harga minyak mentah turut meredakan kekhawatiran terhadap tekanan inflasi.Kondisi tersebut memberikan ruang bagi harga emas untuk mengalami pemulihan atau rebound.Meski demikian, pergerakan harga emas masih dibayangi oleh kebijakan moneter ketat Federal Reserve (The Fed).Bank sentral AS tersebut baru saja menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin dan memberikan sinyal bahwa kebijakan pengetatan moneter belum berakhir.Data proyeksi terbaru menunjukkan 16 dari 18 pejabat The Fed masih membuka peluang setidaknya satu kali kenaikan suku bunga tambahan hingga akhir tahun.Suku bunga yang tinggi meningkatkan opportunity cost dalam memegang emas.Pasalnya, emas merupakan aset tanpa imbal hasil atau zero yield, sehingga kenaikan tingkat suku bunga dapat mengurangi daya tarik aset safe haven tersebut dibandingkan instrumen berbasis bunga.Dengan demikian, arah harga emas pada perdagangan pekan ini akan dipengaruhi tarik-menarik antara sinyal hawkish The Fed dan pergerakan sejumlah indikator utama, seperti dolar AS, yield US Treasury, serta harga energi.Geraldo memproyeksikan harga emas pekan ini masih berpotensi mengalami pelemahan apabila XAUUSD belum mampu melewati zona resistance utama 4.357–4.403.Dalam skenario pelemahan teknikal tersebut, harga emas diperkirakan berpotensi turun untuk menguji area support terdekat di level 4.282.

Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi & Bisnis

Harga Emas Spot Kembali Menguat dan Mencapai Level Tertinggi dalam Sepekan

Ekonomi & Bisnis

Harga Emas Spot Turun 1,43% Terseret di Level US$ 4.324,70 per Ons Troi

Ekonomi & Bisnis

Harga Emas Spot Turun 0,28% Bersandar di Level US$ 4.320,70 per Ons Troi

Ekonomi & Bisnis

Harga Emas Spot Naik 1,1% Bertengger di Level US$ 4.376,41 per Ons Troi

Ekonomi & Bisnis

Harga Emas Spot Turun 0,2% Bertengger di Level US$ 4.589,85 per Ons Troi

Ekonomi & Bisnis

Harga Emas Spot Terkoreksi 0,61% Terseret di Level US$ 4.393,70 per Ons Troi