Topikseru.com – Final Piala Dunia 2026 akan menghadirkan duel dua raksasa sepak bola dunia, Spanyol dan Argentina, di MetLife Stadium, East Rutherford, Amerika Serikat, Senin (20/7) pukul 02.00 WIB.
Jika melihat catatan sejarah, laga ini mempertemukan dua tim dengan rekor yang nyaris identik.
Berdasarkan data Transfermarkt, Spanyol dan Argentina telah bertemu 14 kali di semua ajang. Hasilnya sangat berimbang, masing-masing mengoleksi enam kemenangan, sementara dua pertandingan lainnya berakhir imbang.
Statistik tersebut menunjukkan tidak ada tim yang benar-benar mendominasi dalam sejarah pertemuan kedua negara.
Selain mempertaruhkan trofi juara dunia, final ini juga mempertemukan juara bertahan Piala Dunia melawan juara Eropa, menjadikannya salah satu laga paling dinanti pada edisi 2026.
Rekor Pertemuan Spanyol vs ArgentinaStatistikSpanyolArgentinaTotal Pertandingan1414Menang66Imbang22
Dari seluruh pertemuan tersebut, hanya satu pertandingan yang berlangsung di turnamen resmi, yakni fase grup Piala Dunia 1966. Saat itu Argentina menang 2-1 atas Spanyol.
Sementara 13 pertandingan lainnya merupakan laga persahabatan internasional.
Tren Pertemuan Berubah dalam Dua Era
Jika ditelusuri lebih jauh, dominasi kedua negara terjadi pada periode yang berbeda.
Argentina lebih unggul pada era 1950-an hingga pertengahan 1960-an. La Albiceleste memenangi tiga pertemuan awal pada 1952, 1953, dan 1960 tanpa kebobolan, termasuk kemenangan pada satu-satunya duel Piala Dunia tahun 1966.
Sebaliknya, Spanyol mulai mengambil alih dominasi dalam dua dekade terakhir. Dari sembilan pertemuan terakhir, La Roja membukukan lima kemenangan, dua hasil imbang, dan hanya dua kali kalah.
Pada era modern sejak 2006, Spanyol memenangkan tiga dari empat pertemuan melawan Argentina.
Hasil Pertemuan TerakhirTanggalPertandinganSkor27 Maret 2018Spanyol vs Argentina6-17 September 2010Argentina vs Spanyol4-114 November 2009Spanyol vs Argentina2-111 Oktober 2006Spanyol vs Argentina2-1
Dari empat pertemuan terakhir, Spanyol tampil lebih dominan dengan meraih tiga kemenangan.
Laga pada 27 Maret 2018 menjadi hasil yang paling mencolok karena La Roja menang telak 6-1, sekaligus menjadi kemenangan terbesar Spanyol atas Argentina sepanjang sejarah pertemuan kedua negara.
Pertandingan persahabatan yang digelar di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, itu memperlihatkan efektivitas serangan Spanyol. Isco mencetak hat-trick, sementara tiga gol lainnya disumbangkan Diego Costa, Thiago Alcántara, dan Iago Aspas.
Argentina hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol Nicolás Otamendi.
Pada pertandingan tersebut Argentina juga tidak diperkuat Lionel Messi yang absen akibat cedera.
Meski hanya berstatus laga uji coba internasional, hasil 6-1 menjadi salah satu catatan statistik penting dalam rivalitas kedua negara karena merupakan kekalahan dengan selisih gol terbesar yang pernah dialami Argentina dari Spanyol.
Meski demikian, hasil delapan tahun lalu tidak bisa dijadikan acuan tunggal untuk menilai peluang pada final Piala Dunia 2026.
Kedua tim telah mengalami regenerasi pemain, perubahan komposisi skuad, serta perkembangan pendekatan taktik yang signifikan.
Karena itu, performa sepanjang turnamen menjadi indikator yang lebih relevan dibandingkan hanya melihat hasil pertemuan sebelumnya.
Statistik Menunjukkan Final Berpotensi Berlangsung Seimbang
Walaupun Spanyol lebih unggul dalam beberapa pertemuan terakhir, rekor keseluruhan tetap menunjukkan keseimbangan. Enam kemenangan untuk masing-masing tim menjadi indikator bahwa final kali ini tidak memiliki favorit mutlak jika hanya melihat data head to head.
Faktor yang lebih menentukan adalah performa kedua tim selama Piala Dunia 2026, termasuk efektivitas mencetak gol, soliditas lini belakang, penguasaan bola, hingga kemampuan memanfaatkan peluang pada fase gugur.
Perbandingan Performa di Piala Dunia 2026
Berikut statistik yang perlu menjadi perhatian menjelang laga final.
IndikatorSpanyolArgentinaSumberGol13 gol19 golFIFA.comKebobolan1 gol7 golFIFA.comClean Sheet6 kali2 kaliFIFA.comPenguasaan Bola Rata-rata63%63%ESPNExpected Goals (xG)1.842.00ESPNTembakan per Laga15.614.1ESPNAkurasi Operan91%91%FIFA.comRekor yang Berpeluang Tercipta
Final Piala Dunia 2026 juga berpotensi melahirkan sejumlah catatan sejarah.
Argentina berpeluang menjadi negara pertama sejak Brasil (1958 dan 1962) yang mampu mempertahankan gelar juara Piala Dunia. Spanyol mengincar gelar dunia kedua setelah sukses menjadi juara pada edisi 2010. Jika Lamine Yamal mencetak gol di final, ia berpeluang memecahkan rekor sebagai pencetak gol termuda dalam sejarah final Piala Dunia.Data Menjadi Penentu, Bukan Sekadar Sejarah
Rekor pertemuan 6-6 memperlihatkan rivalitas yang seimbang antara Spanyol dan Argentina. Namun, statistik historis hanyalah salah satu variabel dalam membaca peluang pertandingan.
Dengan komposisi pemain yang sama-sama berkualitas, sejarah pertemuan yang berimbang, serta performa impresif sepanjang turnamen, final di MetLife Stadium diperkirakan berlangsung ketat.Tim yang mampu tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang dan menjaga konsistensi permainan berpeluang mengangkat trofi Piala Dunia 2026.