OJK Minta Anak Muda Hati-hati, Jangan Asal Investasi Uang THR di Platform Ilegal

Administrator - Rabu, 03 April 2024 08:18 WIB
Investasi
TOPIKSERU.COM, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan anak muda agar berhati-hati menginvestasikan uang THR di platform investasi ilegal.Hal itu disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi."Supaya tidak masuk ke dalam berbagai skema penipuan, selalu ingat prinsip 2L, yaitu legal dan logis ya," kata Friderica Widyasari Dewi di Jakarta, Selasa (2/4).Dia mengatakan masyarakat seharusnya patut curiga dengan penawaran investasi yang terlalu berlebihan dan terkesan sangat bagus (too good to be true).Jika merasa khawatir, publik dapat mengecek legalitas platform investasi tersebut dengan menghubungi call center OJK di 157.Friderica Widyasari Dewi mengatakan pihaknya telah menerima berbagai aduan dari masyarakat terkait penawaran investasi melalui iklan yang menawarkan imbal hasil.Namun, banyak penawaran selalu mensyaratkan calon investor harus mengerjakan misi-misi tertentu, menjaring anggota baru, atau menyetorkan uang dengan jumlah tertentu."Penawaran investasi dengan menggunakan logo dan nama perusahaan yang telah berizin atau personifikasi juga banyak kami temukan pada platform media sosial seperti di Telegram," ujar Friderica.Hati-hati Pinjaman IlegalSelain platform investasi ilegal, dia juga menyatakan bahwa terdapat penawaran pinjaman atau pendanaan yang tidak berizin.Dia mendorong generasi muda untuk belajar mengelola keuangan dan investasi melalui berbagai modul yang tersedia pada Learning Management System Edukasi Keuangan OJK.Meskipun kini jumlah investor berusia di bawah 30 tahun telah mencapai 56,29 persen.Namun, Friderica menuturkan bahwa masih banyak anak muda yang bertindak konsumtif dan terjerat hutang di pinjaman online maupun buy now, pay later (BNPL).Menurutnya, perhatian OJK saat ini agar produk-produk pembiayaan pinjol dan BNPL dapat di manfaatkan secara positif.Dan yang paling penting, lanjutnya, tidak membuat pengguna cenderung menjadi ketergantungan dan konsumtif."Hal ini terus kami sosialisasikan kepada anak-anak muda di Indonesia supaya mereka mulai gemar menabung dan berinvestasi," pungkasnya.(*)  Sumber: Antara

Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Berita

The Fed Kerek Suku Bunga 25 Bps, Tokocrypto Peringatkan Risiko Pasar Kripto

Berita

Forum IMT-GT Ke-32 di Medan Pacu Akselerasi Investasi Ril Sumatera

Berita

AAUI Medan Audiensi dengan OJK Sumatera Utara, Bahas Penguatan Literasi dan Inklusi Asuransi

Berita

Rekening Koordinator AMPB Diblokir, Koalisi Sipil Minta Bank Mandiri Buka Alasan

Berita

Investasi Wood Pellet Berujung Petaka, 2 Terdakwa Dituntut 6 Tahun dan Denda Rp 1 Miliar

Berita

5 Masalah Kesehatan yang Sering Mengintai Anak Muda, Jangan Tunggu Sakit Baru Berubah