Sumatra Barat Pimpin Kunjungan Perpustakaan Nasional, Selisih 6,14 Poin di Atas Rata-rata Indonesia

- Sabtu, 18 Juli 2026 18:50 WIB
Infografik: Sepuluh provinsi dengan tingkat kunjungan perpustakaan tertinggi di Indonesia berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) September 2025. Sumatra Barat menempati posisi pertama dengan tingkat kunjungan 17,75%, melampaui rata-rata nasional sebesar 11,61%. Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS), Susenas September 2025.

Topikseru.com, Padang - Perpustakaan masih menjadi ruang belajar yang digunakan masyarakat Indonesia. Data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) September 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan 11,61% penduduk berusia lima tahun ke atas mengunjungi perpustakaan dalam tiga bulan sebelum survei.

Di tingkat provinsi, Sumatra Barat mencatat tingkat kunjungan tertinggi secara nasional, yakni 17,75%. Angka tersebut berada 6,14 poin persentase di atas rata-rata nasional atau sekitar 1,53 kali lebih tinggi dibanding capaian Indonesia.

Sepuluh Provinsi dengan Kunjungan Perpustakaan Tertinggi

Berdasarkan data Susenas September 2025, berikut provinsi dengan proporsi penduduk yang mengunjungi perpustakaan dalam tiga bulan terakhir.

PeringkatProvinsiPersentase1Sumatra Barat17,75%2DI Yogyakarta16,78%3DKI Jakarta16,05%4Kepulauan Bangka Belitung15,44%5Aceh15,32%6Nusa Tenggara Barat15,13%7Bengkulu14,46%8Kalimantan Utara13,98%9Sulawesi Selatan13,46%10Kalimantan Selatan13,27%

Seluruh provinsi dalam daftar tersebut mencatat tingkat kunjungan yang berada di atas rata-rata nasional sebesar 11,61%.

Selisih Antardaerah Relatif Tipis

Perbedaan antara provinsi peringkat pertama dan kedua mencapai 0,97 poin persentase, sementara jarak antara posisi kedua dan ketiga sebesar 0,73 poin. Adapun selisih antara peringkat pertama dan kesepuluh mencapai 4,48 poin persentase.

Rentang tersebut menunjukkan bahwa kelompok provinsi dengan tingkat kunjungan tertinggi memiliki capaian yang relatif berdekatan, meski Sumatra Barat tetap menjadi pemimpin nasional.

Tujuh dari Sepuluh Provinsi Berasal dari Luar Jawa

Komposisi daerah dalam daftar menunjukkan dominasi provinsi di luar Pulau Jawa.

Dari sepuluh provinsi dengan tingkat kunjungan perpustakaan tertinggi, tujuh berasal dari luar Jawa, yaitu:

Sumatra Barat Kepulauan Bangka Belitung Aceh Nusa Tenggara Barat Bengkulu Kalimantan Utara Sulawesi Selatan Kalimantan Selatan

Sementara Pulau Jawa diwakili oleh DI Yogyakarta dan DKI Jakarta.

Komposisi ini mengindikasikan bahwa tingkat pemanfaatan perpustakaan tidak hanya terkonsentrasi di pusat-pusat metropolitan atau wilayah dengan jumlah perguruan tinggi terbesar.

Empat Provinsi Mencatat Angka di Atas 15%

Sebanyak empat provinsi membukukan tingkat kunjungan di atas 15%, yaitu:

Sumatra Barat (17,75%) DI Yogyakarta (16,78%) DKI Jakarta (16,05%) Kepulauan Bangka Belitung (15,44%)

Aceh berada sangat dekat dengan kelompok tersebut melalui capaian 15,32%, disusul Nusa Tenggara Barat sebesar 15,13%.

Gambaran Nasional

Secara nasional, 11,61% penduduk usia lima tahun ke atas mengunjungi perpustakaan dalam tiga bulan sebelum pelaksanaan Susenas September 2025. Artinya, sekitar satu dari sembilan penduduk tercatat memanfaatkan layanan perpustakaan pada periode tersebut.

Data ini menggambarkan variasi tingkat pemanfaatan perpustakaan antarprovinsi, dengan seluruh daerah dalam daftar 10 besar mencatat persentase yang melampaui rata-rata nasional

Sumber
:

Tag:
BPS

Berita Terkait

Berita

Impor Indonesia Melonjak 19,84 Persen, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Nasional?

Berita

Produksi Jagung Naik 24,81 Persen, Apakah Harga Pakan Bisa Ikut Turun?

Berita

Belanja Rokok dan Tembakau Warga Tembus Rp94 Ribu per Bulan

Berita

Kota Mana yang Penduduknya Paling Padat? Ini Data BPS 2026 dan Tantangan Transportasinya

Berita

Kemiskinan Masih Hantui Sumut, 1,11 Juta Warga Masuk Kategori Miskin

Berita

BPS Catat Pengangguran Medan 7,99 Persen, Persaingan Kerja Jadi Sorotan