Topikseru.com -Nama komika Kiky Saputri kembali menjadi perbincangan setelah video lawas dirinya saat menaiki jet pribadi viral di media sosial. Kali ini, candaan yang menyebut masyarakat sebagai 'rakyat jelata' justru memicu gelombang kritik dari warganet.
Video tersebut memperlihatkan Kiky berada di dalam jet pribadi bersama mantan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, vokalis Gigi Armand Maulana, dan Gilang Dirga.
Perjalanan itu diketahui terjadi pada Oktober 2023 dalam rangka kegiatan terkait pengenalan Bandara Internasional Kertajati, Jawa Barat. Saat itu, Kiky turut bertugas sebagai pembawa acara.
Dalam rekaman tersebut, Kiky terlihat antusias karena baru pertama kali merasakan perjalanan menggunakan jet pribadi. Ia bahkan sempat bercanda ingin berfoto dan melakukan aksi pamer kemewahan.
Namun, bagian yang paling banyak disorot adalah ketika Kiky melontarkan ucapan, "Hai rakyat jelata," seolah menyapa masyarakat dari dalam pesawat.
Potongan video tersebut kembali ramai dibagikan pada 30 Oktober 2026. Sejumlah warganet menilai candaan itu tidak pantas dan dianggap merendahkan masyarakat.
Windah Basudara Ikut Beri Reaksi
Kontroversi tersebut semakin ramai setelah kreator konten Windah Basudara ikut menanggapi video Kiky.
Melalui unggahannya, Windah membagikan ulang video tersebut dan menuliskan komentar, "Langsung saja guys. Sudah obvious harus di-Rumbling. Hitamkan."
Pernyataan itu merujuk pada istilah Rumbling dalam anime Attack on Titan. Komentarnya kemudian ikut menarik perhatian warganet dan memperbesar perbincangan mengenai Kiky.
Kiky Saputri Bagikan Ceramah Ustaz Dennis Lim
Di tengah ramainya kritik, Kiky Saputri mengunggah ulang video ceramah Ustaz Dennis Lim melalui Instagram Story pada Minggu, 1 November 2026.
Ceramah tersebut membahas cara menghadapi fitnah dan perkataan buruk dari orang lain. Isinya mengingatkan seseorang agar tetap berbuat baik dan tidak larut dalam penilaian manusia.
Namun, unggahan tersebut justru memunculkan tanggapan baru. Sebagian warganet mempertanyakan penggunaan ceramah tentang fitnah, sementara kritik yang ditujukan kepada Kiky berawal dari video yang memang kembali beredar.
Hingga 1 November 2026, kontroversi tersebut masih menjadi perbincangan di media sosial. Video yang direkam tiga tahun lalu itu kembali memperlihatkan bagaimana ucapan seorang figur publik dapat memperoleh penilaian berbeda ketika muncul dalam situasi sosial yang berbeda.