Pria di Deli Serdang Diduga Jadi Korban Penganiayaan dan Penculikan Gerombolan Orang

Ameq - Senin, 01 Juni 2026 15:49 WIB
Penculikan di Deli Serdang
Topikseru.com, Medan - Seorang pria bernama Rahmadsyah (45) menjadi korban dugaan penganiayaan brutal dan penculikan yang dilakukan sekelompok orang di kawasan Jalan Jermal VII Ujung, Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (30/5/2026) malam.Korban yang diketahui merupakan keluarga anggota TNI itu mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam di sejumlah bagian tubuhnya. Saat ini, Rahmadsyah masih menjalani perawatan setelah ditemukan dalam kondisi kritis.Didatangi Gerombolan Orang di Rumah KontrakanInformasi yang dihimpun menyebutkan peristiwa bermula saat korban berada di rumah kontrakannya. Tiba-tiba, sekelompok orang datang dan diduga langsung melakukan penyerangan secara membabi buta terhadap korban.Abang kandung korban, Serka Dede Andiruka, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, adiknya mengalami luka cukup parah akibat aksi kekerasan yang dilakukan para pelaku."Adik saya mengalami luka di sejumlah bagian tubuhnya akibat sabetan senjata tajam," ujar Dede saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (1/6/2026).Korban Diduga Diculik Setelah DianiayaTidak hanya mengalami penganiayaan, korban juga diduga dibawa paksa oleh para pelaku setelah penyerangan terjadi.Keluarga menyebut Rahmadsyah kemudian ditinggalkan dalam kondisi berlumuran darah di Rumah Sakit Muhammadiyah yang berada di Jalan Mandala, Kecamatan Medan Denai."Kondisi adik saya kritis dan sempat ditangani di Rumah Sakit Muhammadiyah. Namun karena peralatan yang tersedia tidak memadai, keluarga meminta agar korban dirujuk," kata Dede.Keluarga Kecewa Karena Kesulitan Mendapat Penanganan MedisDede mengungkapkan pihak keluarga sempat membawa korban ke beberapa rumah sakit lain di Kota Medan untuk mendapatkan perawatan lanjutan.Namun, menurut pengakuannya, sejumlah rumah sakit menolak penanganan dengan berbagai alasan sehingga keluarga merasa kecewa terhadap layanan yang diterima."Kami merasa kecewa atas penolakan yang terjadi. Karena itu, keluarga akhirnya memutuskan korban mendapatkan penanganan medis secara berobat jalan," ujarnya.Sebut Ada Nama yang Diduga Menjadi DalangBerdasarkan keterangan korban kepada keluarga, terdapat nama yang disebut diduga berada di balik aksi penganiayaan tersebut.Menurut Dede, para pelaku disebut bergerak atas suruhan seseorang bernama Guntur Syahputra.Meski demikian, hingga saat ini motif di balik dugaan penganiayaan dan penculikan tersebut masih belum diketahui secara pasti."Kami belum mengetahui apa motif sebenarnya. Namun perlakuan seperti ini tidak bisa ditoleransi. Adik saya bukan binatang yang bisa diperlakukan semena-mena," tegasnya.Kasus Resmi Dilaporkan ke PolisiKeluarga korban telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polrestabes Medan.Laporan itu tercatat dengan nomor LP/B/2299/V/2026/SPKT/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA tertanggal 30 Mei 2026.Pihak keluarga berharap aparat kepolisian segera mengusut tuntas kasus tersebut, termasuk mengungkap seluruh pelaku dan pihak yang diduga menjadi dalang di balik aksi kekerasan itu."Kami meminta kasus ini diusut sampai tuntas dan siapa pun yang terlibat harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Saat ini korban masih dalam perawatan intensif," kata Dede.Sementara itu, Kasatreskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Risky Lubis yang dikonfirmasi terkait perkembangan penanganan kasus tersebut belum memberikan keterangan resmi.

Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Hukum & Kriminal

BMKG Ingatkan Sumut Diguyur Hujan Rabu, Sejumlah Perairan Berpotensi Gelombang 2,5 Meter

Hukum & Kriminal

Polrestabes Medan Buru Pemasok Vape Narkoba Jaringan DJ Kamboja

Hukum & Kriminal

Bulog Sumut Terima 4.434 Ton Beras dari Jawa Timur

Hukum & Kriminal

Percut Sei Tuan Pecah! Kecamatan Percut Deli Disiapkan dan Lima Ranperda

Hukum & Kriminal

Puting Beliung Terjang Tarutung, Enam Rumah Warga Rusak

Hukum & Kriminal

Bulog Sumut Tambah 4.400 Ton Beras, Stok Tembus 41.735 Ton