Topikseru.com, Jakarta – Polri melakukan penggeledahan di wilayah Cipete, Jakarta Selatan (Jaksel), dan Sentul, Bogor, Jawa Barat (Jabar), terkait dugaan kasus korupsi batu bara di PLN, ASABRI, dan utang Krakatau Steel.Dari penggeledahan di dua lokasi tersebut, polisi mengamankan uang ratusan miliar dan puluhan kilogram emas batangan.Kakortas Tipikor Polri, Irjen Totok Suharyanto, menyebut pengusutan dugaan kasus korupsi batu bara di PLN, ASABRI, dan utang Krakatau Steel, ditangani bersama atau joint investigation dengan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.Totok mengatakan kasus-kasus itu terkait dugaan korupsi pengadaan batu bara memicu blackout di Sumatera, kasus ASABRI, hingga kasus penyelesaian utang dari PT CBS kepada PT KNI yang merupakan anak perusahaan BUMN Krakatau Steel."Saat ini, Kortas Polri sedang melaksanakan dengan skema joint investigation dengan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dalam penanganan perkara korupsi dan pencucian uang pada proses penanganan hukum terhadap perkara PLN BB, kemudian ASABRI tahun 2020 sampai 2025, dan perkara dugaan korupsi dalam proses penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI tahun 2020-2025," ujarnya di lokasi penggeledahan, Cipete, Jaksel, Rabu (8/7).Berikut hasil penggeledahan di berbagai lokasi berdasarkan keterangan dari Kortas Tipikor Polri.Hasil Penggeledahan di de'Clan Cipete1. Dokumen2. Handphone3. SGD 3.130.000 dalam bentuk 100 SGD4. USD 889.9655. Rp 259.159.000Polisi kemudian mengkonversi seluruh uang tunai tersebut dalam bentuk rupiah, total Rp 60 miliar.Hasil Penggeledahan di Money Changer Cipete1. 71 item barang bukti2. 16 uang asing, dikonversi ke rupiah total sekitar Rp 7,2 miliar"Kemudian proses penyidikan akan kita lanjutkan untuk pendalaman lebih lanjut," ungkapnya.Hasil Penggeledahan di Rumah Mewah Sentul1. 74 kg emas batangan2. USD 4.767.3003. SGD 14.083.8004. Rp 100.000.0005. Dokumen6. Handphone7. Sejumlah foto keluarga yang diduga pemilik rumah dan brankasPolisi kemudian mengkonversi seluruh uang tunai tersebut dalam bentuk rupiah, total senilai Rp 476 miliar.12 Lokasi yang Digeledah Terkait 3 Kasus KorupsiPolisi sesungguhnya tidak hanya menggeledah money changer, kafe de'Clan Signature, dan rumah mewah di Sentul, terkait tiga kasus dugaan korupsi. Totalnya, ada 12 lokasi yang digeledah pada Rabu (8/7)."Penggeledahan dilakukan di 12 lokasi," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Rabu (8/7).Dari total 12 lokasi, 10 diantaranya masih dalam proses penggeledahan. Adapun 12 lokasi tersebut yaitu:1. PT CBS, Cengkareng Timur, Jakarta Barat2. PT CBS (Kantor Pusat), Penjaringan, Jakarta Utara3. PT KNI, Petojo Selatan, Jakarta Pusat4. Rumah Sdr. MN, Serpong Utara, Tangerang Selatan5. Kafe de'Clan Signature, Cipete, Jakarta Selatan6. Koin Money Changer, Cipete Selatan, Jakarta Selatan7. Rumah Sdr. TK, Mega Kuningan, Jakarta Selatan8. Kantor/Grup DMG/CP, Kuningan, Jakarta Selatan9. PT PML, Karet Kuningan, Jakarta Selatan10. Rumah Sdr. DR, Gandaria Selatan, Jakarta Selatan11. Rumah Sdri. MILDK, Apartement Pacific Place12. Rumah di Sentul kab BogorAtensi PresidenKabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menegaskan pengusutan kasus dugaan korupsi di PLN, Asabri, dan Krakatau Steel menjadi atensi Presiden Prabowo Subianto."Ini merupakan atensi Bapak Presiden untuk dugaan-dugaan kasus korupsi menjadi perhatian kepolisian untuk melaksanakan pengungkapan dan proses penyidikan. Rangkaian penggeledahan ini bagian dari proses penyidikan di dalam mencari, mengumpulkan barang bukti untuk pemenuhan dalam proses penyidikan," kata Budi Hermanto seusai penggeledahan di Cafe de'Clan, Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (8/7).Budi mengatakan penggeledahan bagian dari pengungkapan dugaan korupsi batu bara di PLN yang memicu blackout di Sumatera beberapa waktu lalu, Asabri, dan Krakatau Steel. Kasus korupsi yang diusut meliputi suap, gratifikasi, dan pencucian uang."Dari Kortas Tipikor bersama Polda Metro Jaya dalam melakukan penyidikan dugaan kasus korupsi meliputi suap, gratifikasi, dan pencucian uang. Ada beberapa lokasi saat ini secara serempak dilaksanakan rangkaian penggeledahan, termasuk di lokasi sekarang di Cafe de'Clan dan Coin Money Changer. Ini kaitan tentang dugaan korupsi blackout batu bara PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel," ujarnya.