Topikseru.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperluas cakupan perburuan aliran dana dalam skandal dugaan korupsi di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).Lembaga antirasuah tersebut kini membidik transaksi mencurigakan senilai Rp 10 miliar yang mengalir kepada mantan Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto.Uang jumbo yang masuk pada 7 September 2026 itu disinyalir menjadi bagian dari praktik jual beli jabatan hingga pengurusan perizinan tanah di instansi pertanahan tersebut.Menelusuri Jejak Aliran Uang Klaster KeduaJuru Bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi bahwa tim penyidik sedang bekerja keras mengurai asal-usul modal belasan miliar tersebut.Arif Sugiyanto sendiri diidentifikasi sebagai salah satu figur yang masuk dalam jaringan orang kepercayaan Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid."Ini masih kami dalami dari pihak siapa," ujar Budi saat memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis, 17 September 2026.Menurut Budi, transaksi pencucian atau penerimaan dana tersebut menempatkan Arif pada klaster penindakan yang berbeda dari perkara pokok perkara tangkap tangan awal."ARF (Arif) ini kan ada di klaster kedua ya terkait dengan dugaan penerimaan lainnya," tutur Budi.Penyidik menduga aliran uang Arif Sugiyanto tersebut berkaitan erat dengan komitmen fee atas praktik jual beli posisi strategis - seperti rotasi, promosi, maupun mutasi jabatan - sekaligus pelicin layanan perizinan tanah di kementerian.Meski demikian, materi detail mengenai posisi jabatan mana saja yang ditransaksikan belum dibuka secara mendalam."Nanti kami akan update," kata Budi.Penggeledahan Beruntun dan Peta Delapan TersangkaPengusutan kasus ini bermula dari Operasi Tangkap Tanggan (OTT) yang digelar KPK di kawasan Jabodetabek pada 14 September 2026.Operasi tersebut menargetkan praktik rasuah dalam pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) milik PT Summarecon Agung Tbk di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat.Sehari usai tangkap tangan, KPK menetapkan delapan orang tersangka yang terbagi ke dalam unsur birokrasi, pengembang, dan perantara politik:Unsur Pejabat & Swasta HGB: Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Lampri, Kepala Kantah Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung, Dirut PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi, serta perantara swasta Rizal Pahlevi.Unsur Lingkaran Kepercayaan Kementerian: Mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Ketua DPP Partai Golkar Fahd El Fouz (Fahd Arafiq), serta dua pihak swasta yakni Erwin dan Muhammad Fakhry.Guna memperkuat konstruksi perkara setoran 10 miliar kasus ATR BPN, tim penyidik melakukan maraton penggeledahan pada Kamis, 17 September 2026.Ruangan kerja yang disisir meliputi kantor Dirjen Lampri, ruang Dirjen Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang Virgo Eresta Jaya, serta ruang Dirjen Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah Asnaedi.Meski penggeledahan menyasar sejumlah direktorat jenderal vital, KPK memastikan tidak menggeledah ruang kerja Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid.