AS Mulai Blokade Laut Iran, Ancam Gencatan Senjata dan Picu Ketegangan di Selat Hormuz

Muchlis - Selasa, 14 April 2026 15:05 WIB
Selat Hormuz
Topikseru.com, Washington - Amerika Serikat memulai operasi blokade angkatan laut terhadap seluruh lalu lintas maritim yang menuju dan keluar dari pelabuhan Iran pada Senin (13/4). Langkah ini meningkatkan ketegangan di kawasan Teluk, sekaligus mengancam keberlangsungan gencatan senjata sementara antara kedua negara.Presiden AS, Donald Trump, mengonfirmasi kebijakan tersebut dalam pernyataannya kepada wartawan di Washington. Keputusan ini diambil setelah perundingan tingkat tinggi antara AS dan Iran yang berlangsung akhir pekan lalu gagal mencapai kesepakatan.[irp posts="39122" ]Tekanan Baru di Tengah Gencatan SenjataTrump menyebut blokade dilakukan sebagai upaya membuka kembali jalur strategis Selat Hormuz dan menekan harga energi global yang melonjak."Langkah ini bertujuan memastikan jalur pelayaran tetap terbuka dan mendorong Iran kembali ke meja perundingan," kata Trump.Dia juga menegaskan bahwa Washington tidak akan membiarkan Iran mengembangkan senjata nuklir. Menurutnya, langkah tegas diperlukan untuk mencegah ancaman terhadap stabilitas global.Selat Hormuz Jadi Titik PanasKetegangan meningkat setelah Iran sebelumnya menutup Selat Hormuz bagi kapal tanker menyusul konflik dengan AS dan sekutunya. Jalur ini diketahui menjadi lintasan sekitar 20 persen distribusi minyak dunia.Penutupan tersebut berdampak signifikan terhadap lonjakan harga bahan bakar, pangan, dan komoditas global lainnya dalam beberapa pekan terakhir.Blokade yang dilakukan AS kini mencakup seluruh kapal, tanpa memandang asal negara, yang melintasi pelabuhan dan wilayah pesisir Iran, termasuk kawasan Teluk Arab dan Teluk Oman.Dalam pernyataan terpisah, Trump juga mengeluarkan peringatan keras melalui media sosial. Ia menyebut kapal perang Iran yang mendekati armada AS dalam operasi blokade akan “segera dihancurkan”.Langkah ini dinilai memperbesar risiko konfrontasi militer terbuka antara kedua negara.[irp posts="36540" ]Respons IranPihak Iran merespons keras kebijakan tersebut. Pasukan Garda Revolusi Iran memperingatkan bahwa setiap pergerakan kapal militer asing di sekitar Selat Hormuz dapat dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata.Mereka menegaskan siap mengambil tindakan tegas jika terjadi pelanggaran di wilayah tersebut.Gencatan Senjata Terancam GagalSebelumnya, AS dan Iran sempat menyepakati gencatan senjata selama dua pekan. Namun, perbedaan pandangan terkait syarat-syarat kesepakatan membuat negosiasi berjalan buntu.Blokade terbaru ini memperkecil peluang tercapainya solusi damai dalam waktu dekat dan meningkatkan kekhawatiran akan eskalasi konflik yang lebih luas di Timur Tengah.

Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Internasional

Trump Sebut Iran Tolak Tawaran AS, Kesepakatan Disebut Baru Terbuka Setelah Pemilu

Internasional

Rupiah Anjlok ke Rp 17.753/US$, Tertekan Suku Bunga The Fed dan Ketegangan Trump-Warsh

Internasional

Diplomasi Beijing: China Desak AS-Iran Kembali ke Memorandum Islamabad demi Selat Hormuz

Internasional

Taruhan KTT Xi-Trump: China Ancam Batal Temui AS akibat Senjata Taiwan

Internasional

ICP Agustus 2026 Tembus US$89,43 per Barel, Harga Minyak Dunia Makin Panas

Internasional

Ketegangan Selat Hormuz: Iran Tuntut AS Patuhi MoU Islamabad, Jepang Desak Hentikan Serangan