Topikseru.com - Pertandingan olahraga ternyata bisa menjadi ruang diplomasi yang mempertemukan dua profesi hukum dari negara berbeda. Semangat itulah yang terlihat dalam penyelenggaraan PERADI & Malaysian Bar International Friendly Games 2026 di Bali pada 31 Oktober hingga 2 November 2026.
Kegiatan yang mempertemukan para advokat Indonesia dan Malaysia tersebut mendapat apresiasi dari Medan Lawyer Football Club (MLFC).
Komunitas sepak bola advokat asal Medan itu menilai ajang persahabatan internasional tersebut bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan juga sarana memperkuat hubungan profesional dan solidaritas lintas negara.
Presiden Medan Lawyer FC, Gumilar Aditya Nugroho, SH, menyampaikan ucapan selamat sekaligus dukungan atas terselenggaranya kegiatan yang melibatkan Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) dan Malaysian Bar tersebut.
Menurut Gumilar, olahraga dapat menciptakan ruang interaksi yang lebih cair bagi para praktisi hukum. Hubungan yang terbangun di luar ruang sidang dinilai dapat memperkuat persaudaraan tanpa menghilangkan perbedaan pandangan maupun kepentingan dalam menjalankan profesi.
"Kami dari keluarga besar Medan Lawyer FC menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas terselenggaranya International Friendly Games antara PERADI dan Malaysian Bar. Ini merupakan kegiatan yang sangat positif karena mempertemukan para advokat dari dua negara dalam suasana penuh kehangatan, persahabatan, dan sportivitas," ujar Gumilar.
Olahraga Jadi Jembatan Persahabatan Advokat Indonesia dan MalaysiaPERADI & Malaysian Bar International Friendly Games 2026 menghadirkan sejumlah cabang olahraga, mulai dari sepak bola, tenis, golf, hingga bulu tangkis. Beragam pertandingan tersebut membuka kesempatan bagi advokat dari kedua negara untuk berinteraksi melalui kegiatan yang mengedepankan kebersamaan.
Gumilar menilai keberagaman cabang olahraga menjadi salah satu kekuatan kegiatan tersebut. Para peserta tidak hanya bertemu sebagai sesama praktisi hukum, tetapi juga sebagai individu yang memiliki minat dan semangat olahraga yang sama.
Dia mengatakan, olahraga memiliki bahasa universal yang dapat mempertemukan orang-orang dari latar belakang berbeda. 8ii8 Iki 8Nilai sportivitas, penghormatan, dan kerja sama menjadi modal penting untuk membangun hubungan yang lebih erat.
"Di ruang sidang kita mungkin berhadapan sebagai pihak yang berbeda kepentingan. Namun, di lapangan olahraga kita dipertemukan oleh semangat yang sama, yakni persaudaraan, kebersamaan, dan penghormatan terhadap satu sama lain," katanya.
Menurut Gumilar, ruang kebersamaan seperti ini penting bagi profesi advokat yang sehari-hari berhadapan dengan dinamika penegakan hukum, perbedaan pendapat, serta kepentingan para pihak.
MLFC Usulkan International Friendly Games Menjadi Agenda TahunanDukungan Medan Lawyer FC tidak berhenti pada apresiasi terhadap penyelenggaraan tahun ini. Gumilar berharap pertemuan olahraga antara advokat Indonesia dan Malaysia dapat dikembangkan menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan.
Ia mengusulkan agar penyelenggaraan kegiatan tersebut dilakukan secara bergantian di sejumlah kota di Indonesia dan Malaysia. Dengan pola itu, partisipasi advokat dari berbagai daerah diharapkan semakin luas.
Menurut dia, keberlanjutan kegiatan akan memberikan manfaat lebih besar, terutama dalam membangun hubungan antarlembaga, memperluas jejaring profesional, serta memperkuat silaturahmi di lingkungan profesi hukum.
"Harapan kami, International Friendly Games ini dapat menjadi agenda tahunan yang terus dilaksanakan secara berkesinambungan. Bahkan, akan sangat baik apabila penyelenggaraannya dilakukan secara bergantian di berbagai kota di Indonesia maupun Malaysia," ujar Gumilar.
Dia juga mengingatkan bahwa keberhasilan sebuah pertandingan tidak semestinya hanya dinilai dari skor akhir atau jumlah kemenangan yang diraih peserta.
Bagi Gumilar, hubungan persahabatan yang tetap terpelihara setelah kegiatan selesai justru menjadi hasil paling berharga dari pertemuan tersebut.
Medan Lawyer FC Buka Peluang Medan Menjadi Tuan RumahDi tengah dukungan terhadap penyelenggaraan di Bali, Medan Lawyer FC turut menyampaikan kesiapan untuk berkontribusi apabila Kota Medan mendapat kesempatan menjadi tuan rumah kegiatan serupa pada masa mendatang.
Gumilar menyebut Medan memiliki potensi untuk menjadi tempat pertemuan komunitas advokat dari berbagai daerah, termasuk peserta dari luar negeri.
Dia menegaskan MLFC terbuka untuk memberikan dukungan sesuai kapasitas organisasi apabila ada kepercayaan untuk menyelenggarakan pertandingan persahabatan berskala nasional maupun internasional di Kota Medan.
"Apabila ke depan terdapat kesempatan dan kepercayaan untuk menyelenggarakan kegiatan serupa di Kota Medan, kami dari Medan Lawyer FC dengan senang hati siap memberikan dukungan dan berkontribusi sesuai kapasitas yang kami miliki," katanya.
Kesiapan tersebut, lanjut Gumilar, sejalan dengan nilai yang selama ini menjadi landasan komunitas MLFC, yakni Solidity, Sportivity, and Brotherhood atau solidaritas, sportivitas, dan persaudaraan.