Puluhan Warga Protes Rekrutmen Relawan SPPG Medan, Diduga Diskriminatif: Kami Sudah Ikuti Semua Tahapan

Muchlis - Kamis, 26 Maret 2026 16:52 WIB
SPPG Medan
Topikseru.com, Medan - Puluhan pelamar mendatangi kantor Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Turi, Kelurahan Sudirejo I, Kecamatan Medan Kota, Kamis (26/3/2026). Aksi ini dipicu kekecewaan warga yang merasa tersisih dalam proses rekrutmen relawan dapur program tersebut.Pantauan di lokasi, aksi protes berlangsung sejak pukul 09.30 WIB hingga 12.30 WIB. Warga yang mayoritas berasal dari lingkungan sekitar menyuarakan keberatan atas proses seleksi yang dinilai tidak transparan dan cenderung diskriminatif.[irp posts="36332" ]Pelamar Lokal Merasa DikesampingkanSalah satu pelamar, Wiwi Sihotang, mengaku telah mengikuti seluruh tahapan seleksi mulai dari administrasi hingga wawancara. Namun, hasil akhir dinilai tidak sesuai harapan."Kami sudah melamar dari awal, bahkan diminta lengkapi berkas sampai ukuran baju. Kami kira sudah ada harapan," ujarnya.Dia menyebut, dari sekitar 26 warga setempat yang melamar, hanya tiga orang yang dinyatakan lolos. Padahal, total relawan yang diterima mencapai 47 orang.Kekecewaan serupa juga disampaikan Efita Simangunsong. Ia menilai proses pemanggilan wawancara tidak jelas dan tidak merata."Ada yang dihubungi lewat WhatsApp, ada yang tidak. Yang tidak dihubungi tetap disuruh datang, tapi diperlakukan berbeda," katanya.Menurut Efita, sebagian warga bahkan sudah siap bekerja sejak dini hari jika diterima sebagai relawan dapur.Tuntut Transparansi Rekrutmen SPPGWarga menegaskan aksi yang dilakukan merupakan bentuk penyampaian aspirasi secara damai. Mereka meminta pihak penyelenggara membuka proses seleksi secara transparan dan memberikan kesempatan yang adil bagi warga sekitar.Meski sempat memanas, situasi berangsur kondusif setelah sejumlah petugas mendatangi lokasi dan berdialog dengan para pelamar.[irp posts="33035" ]SPPG Bantah Tuduhan DiskriminasiDi sisi lain, pihak SPPG membantah tudingan bahwa rekrutmen dilakukan secara tidak adil. Penanggung jawab (PIC) SPPG Jalan Turi, Deni, menyatakan proses seleksi telah mengikuti petunjuk teknis yang berlaku."Dari total 47 relawan, sekitar 20-an orang berasal dari Jalan Turi. Jadi sebenarnya sudah lebih dari 30 persen," ujarnya.Ia menambahkan, tuntutan agar seluruh tenaga kerja berasal dari satu wilayah tidak dapat dipenuhi karena harus mengikuti aturan yang ada."Kami tetap harus mengikuti juknis. Tidak bisa semua diambil dari lingkungan sekitar saja," tegasnya.Evaluasi Dibuka, Warga Minta KeseriusanMeski demikian, pihak SPPG membuka peluang untuk melakukan evaluasi terhadap proses rekrutmen. Deni menyebut komposisi relawan akan ditinjau kembali, termasuk kemungkinan penambahan tenaga dari warga setempat."Mungkin nanti akan ada perubahan. Kita evaluasi lagi," katanya.SPPG sendiri dijadwalkan mulai beroperasi pada 31 Maret 2026, dengan agenda awal berupa persiapan dapur oleh para relawan yang telah diterima.Warga berharap evaluasi yang dijanjikan tidak hanya bersifat formalitas, melainkan benar-benar memberikan ruang keadilan bagi masyarakat lokal yang ingin terlibat.

Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Medan

BMKG Ingatkan Sumut Diguyur Hujan Rabu, Sejumlah Perairan Berpotensi Gelombang 2,5 Meter

Medan

Polrestabes Medan Buru Pemasok Vape Narkoba Jaringan DJ Kamboja

Medan

PUD Pasar Kota Medan Bidik Pasar Petisah Jadi Ikon Kuliner Kota Medan

Medan

PSMS Medan Menggila di Kandang, Persiku Kudus Dihantam 6-0

Medan

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Sumut: Hujan Petir dan Gelombang 4 Meter

Medan

PSMS Medan vs Persiku Kudus: Tiga Poin Jadi Target di Kandang Perdana