PWI Minta BPMI Setpres Beri Penjelasan Soal Cabut Kartu Liputan Istana Jurnalis yang Bertanya ke Presiden

Muchlis - Minggu, 28 September 2025 22:49 WIB
PWI
Topikseru.com - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat mendesak Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden (BPMI Setpres) untuk segera memberikan klarifikasi terkait pencabutan kartu liputan istana milik wartawan CNN Indonesia, Diana Valencia.Insiden ini dinilai sebagai bentuk pembatasan terhadap kebebasan pers dan tugas jurnalistik.Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir menyebut tindakan pencabutan ID tersebut tidak dapat dibenarkan, terlebih jika dilakukan hanya karena pertanyaan yang dianggap di luar agenda Presiden."Menjaga kemerdekaan pers berarti menjaga demokrasi. Setiap bentuk pembatasan yang bertentangan dengan konstitusi dan UU Pers harus dihentikan," ujar Munir dalam keterangan resminya, Minggu (28/9).Munir menegaskan, pertanyaan wartawan kepada Presiden dalam sesi doorstop interview adalah bagian dari tugas jurnalistik dan dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.PWI Sebut Tindakan BPMI Setpres Melanggar KonstitusiPWI menilai pencabutan kartu liputan istana tersebut berpotensi melanggar: Pasal 28F UUD 1945 yang menjamin hak setiap warga negara untuk memperoleh informasi. Pasal 4 UU Pers yang menyatakan kebebasan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara. Pasal 18 ayat (1) UU Pers, yang menyebut pihak yang menghalangi tugas jurnalistik dapat dipidana hingga dua tahun atau denda maksimal Rp500 juta.PWI Minta Dialog dengan IstanaSelain meminta klarifikasi, PWI Pusat juga mendorong BPMI Setpres membuka ruang dialog dengan insan pers guna mencegah ketegangan antara pemerintah dan media."PWI Pusat prihatin atas kejadian ini. Akses wartawan tidak boleh dicabut hanya karena pertanyaannya dianggap tidak nyaman," tegas Munir.Kronologi Singkat KejadianSabtu (27/9), wartawan CNN Indonesia menanyakan kepada Presiden Prabowo Subianto di Halim Perdanakusuma: "Soal Makan Bergizi Gratis, ada instruksi khusus enggak, Pak?"Presiden menjawab akan memanggil Kepala Badan Gizi Nasional.Tak lama setelah itu, beredar informasi bahwa kartu liputan istana wartawan tersebut dicabut oleh BPMI Setpres.Pemimpin Redaksi CNN Indonesia, Titin Rosmasari, membenarkan terkait peristiwa pengambilan ID tersebut oleh petugas BPMI pada Sabtu malam.

Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Nasional

AS Tolak Visa Tim Media Presiden Iran Jelang Sidang PBB, Teheran Kecam Pembatasan Pers

Nasional

KKJ Sumut dan Aksi Kamisan Medan Kritik Mentan Amran Sulaiman yang Menggugat Tempo: Ini Pembungkaman Pers!

Nasional

AJI Medan Kecam Anggota DPRD Sumut Usir Wartawan Saat RDP

Nasional

Jurnalis Jadi Korban: KKJ Sumut Kecam Dugaan Kekerasan Aparat saat Liputan Unjuk Rasa

Nasional

Polrestabes Medan Bantah Penanganan Lambat Kasus Intimidasi terhadap Wartawan Mistar.id