Pemerintah Siapkan Bantuan Renovasi Rumah hingga Rp 30 Juta untuk Warga Terdampak Bencana di Sumatera

Muchlis - Selasa, 30 Desember 2025 08:07 WIB
bantuan renovasi rumah bencana Sumatera
Topikseru.com, Jakarta - Pemerintah pusat menyiapkan bantuan renovasi rumah bagi warga terdampak bencana alam di sejumlah wilayah Sumatera. Bantuan tersebut diberikan dengan nilai Rp15 juta untuk rumah rusak ringan dan Rp 30 juta untuk rumah rusak sedang.Hal itu disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam Konferensi Pers Pemulihan dan Rencana Strategis Pascabencana Jelang Akhir Tahun yang digelar di Posko Terpadu Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (29/12/2025).Selain bantuan renovasi, pemerintah juga menyiapkan skema hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi warga yang rumahnya mengalami rusak berat atau hilang akibat bencana."Ada yang mungkin hunian sementara disiapkan. Ada juga yang ingin mendapatkan biaya bantuan, tetapi tinggal sementara di rumah keluarga. Ada pilihan," ujar Tito dalam keterangannya.Skema Bantuan Fleksibel untuk Warga TerdampakMendagri menjelaskan, pemerintah memberikan fleksibilitas kepada warga terdampak dalam memilih skema penanganan pascabencana.Warga yang rumahnya rusak berat dapat menempati huntara sembari menunggu pembangunan hunian tetap.Sementara itu, bagi warga yang memilih tinggal sementara bersama keluarga atau kerabat, pemerintah tetap mengakomodasi bantuan sesuai ketentuan yang berlaku.Pemerintah saat ini juga tengah menyinergikan pembangunan hunian tetap melalui berbagai skema, antara lain: Pembangunan huntap oleh Danantara Pembangunan huntap oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Dukungan gotong royong lintas sektor dari berbagai pihak Data Penerima Jadi Kunci Percepatan BantuanNamun demikian, Tito menegaskan bahwa percepatan penyaluran bantuan renovasi rumah sangat bergantung pada kelengkapan dan keakuratan data penerima di daerah.Untuk itu, pemerintah daerah (Pemda) diminta segera merampungkan pendataan rumah terdampak secara by name by address, mencakup kategori rusak ringan, rusak sedang, dan rusak berat."Data yang kita harapkan by name, by address. Dari yang rumah rusak ringan, sedang, dan berat. Kesepakatannya, data ini disusun oleh Pemda," jelas Tito.Lebih dari 213 Ribu Rumah Terdampak BencanaBerdasarkan data sementara dari tiga provinsi terdampak bencana di Sumatera, tercatat: 68.850 rumah rusak ringan 37.520 rumah rusak sedang 56.108 rumah rusak beratSecara keseluruhan, total rumah terdampak mencapai 213.432 unit.Tito menyebutkan, sekitar dua pertiga rumah terdampak masuk kategori rusak ringan dan rusak sedang. Dengan penyaluran bantuan renovasi yang cepat, sebagian besar warga diharapkan dapat kembali menempati rumah masing-masing sambil menunggu proses pemulihan lingkungan.Sinergi Lintas Kementerian dan LembagaKonferensi pers tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.Hadir pula Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.Kehadiran pejabat lintas kementerian dan lembaga tersebut menegaskan komitmen dan sinergi pemerintah pusat dalam mempercepat penanganan serta pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatera.

Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Nasional

BBMKG Medan Peringatkan Ancaman Ganda Hidrometeorologi dan Gempa di Sumut

Nasional

Status Gunung Sinabung Naik Jadi Waspada, Pemkab Karo Minta Warga Jauhi Radius Bahaya

Nasional

Puting Beliung Terjang Simalungun, 56 Rumah dan Satu Rumah Ibadah Rusak

Nasional

Banjir Terjang Medan, 1.992 Rumah Terdampak dan 30 Warga Terpaksa Mengungsi

Nasional

Cuaca Ekstrem Terjang Sumut, 20 Rumah di Serdang Bedagai Rusak Berat

Nasional

Ibu Korban Longsor di Batangtoru Ditemukan Meninggal, Anak Masih Dicari Tim SAR