KSAD Maruli Ungkap Prajurit TNI Kembali Terluka di Lebanon, Tiga Gugur dalam Misi Perdamaian

Muchlis - Sabtu, 04 April 2026 22:28 WIB
TNI Lebanon
Topikseru.com, Tangerang - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, mengungkapkan adanya prajurit TNI yang kembali mengalami luka dan harus menjalani perawatan medis usai insiden di Lebanon.Dalam keterangannya kepada media, Sabtu (4/4/2026), Maruli menyebut situasi ini masih berkembang dan informasi yang diterima belum sepenuhnya lengkap."Jadi kami hari ini berduka, tiga anggota kita gugur. Ada juga yang dirawat di rumah sakit, termasuk dua personel dari Angkatan Darat," ujarnya.[irp posts="36104" ]Kronologi Belum Jelas, Koordinasi Dilakukan dengan Mabes TNIMaruli menjelaskan bahwa pihaknya belum memperoleh detail kronologi maupun tingkat keparahan luka para prajurit. Informasi yang diterima masih terbatas pada identitas dan kondisi kesehatan personel.Dia menegaskan bahwa komunikasi langsung dengan satuan tugas di luar negeri berada di bawah kendali Markas Besar TNI."Yang kontak langsung kan Mabes TNI. Kami hanya menerima informasi tertentu terkait kondisi anggota yang sedang dirawat," katanya.SOP Ketat Diterapkan untuk Lindungi PrajuritKSAD memastikan bahwa seluruh prajurit TNI yang bertugas di wilayah konflik telah dibekali prosedur operasional standar (SOP) yang ketat.Dalam kondisi darurat, personel diwajibkan berlindung di bunker untuk meminimalkan risiko serangan.Maruli juga mengimbau keluarga prajurit agar tidak terlalu khawatir, mengingat para personel telah terlatih menghadapi berbagai situasi di medan tugas."Tidak usah risau, mereka tahu apa yang harus dilakukan. Tapi tentu setiap penugasan memiliki risiko," ujarnya.[irp posts="37223" ]Investigasi Disiapkan, Pemerintah Tempuh Jalur DiplomasiTerkait insiden yang menyebabkan tiga prajurit gugur, Maruli menyebut langkah investigasi tengah disiapkan oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat.Upaya ini melibatkan koordinasi antara Mabes TNI, Kementerian Pertahanan, serta otoritas negara lainnya untuk mengungkap penyebab pasti kejadian.Sebelumnya, Pemerintah Indonesia juga telah meminta Dewan Keamanan PBB untuk menggelar rapat darurat guna membahas serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian di Lebanon.Tiga Prajurit Gugur dalam Misi UNIFILTiga prajurit TNI yang gugur dalam insiden tersebut adalah: Mayor Inf. Anumerta Zulmi Aditya Iskandar Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan Kopda Anumerta Farizal RhomadhonKetiganya merupakan bagian dari misi perdamaian dunia di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa atau UNIFIL.Menteri Luar Negeri, Sugiono, menegaskan bahwa Indonesia mengutuk keras serangan terhadap personel PBB dan mendesak investigasi menyeluruh.Permintaan Indonesia untuk menggelar rapat darurat DK PBB telah mendapat dukungan dari Prancis sebagai penanggung jawab isu Lebanon di forum tersebut.Fokus utama pembahasan adalah memastikan keamanan seluruh personel internasional yang bertugas di wilayah konflik.

Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Akun Kripto RI Tembus 22,93 Juta, Industri Mulai Bidik Ekonomi Blockchain

Nasional

People Pleaser Tayang 19 November 2026, Mawar De Jongh Jadi Sosok Sulit Bilang Tidak

Nasional

John Herdman Paham Rivalitas Indonesia vs Malaysia, SUGBK Siap Membara

Nasional

Gavin Lee Akui Indonesia Terlalu Kuat, Singapura Menyesal Tampil Tak Percaya Diri

Nasional

Kartu Merah Ubah Laga, Indonesia Tekuk Singapura 2-0 di FIFA ASEAN Cup 2026

Nasional

KPPU Bersinergi dengan Manajemen Grab Indonesia Dalam Program Kepatuhan Persaingan Usaha