Kantor BGN Digeledah Kejagung Usai Pergantian Pimpinan, Kasus Masih Dirahasiakan

ari tanjung - Rabu, 03 Juni 2026 11:21 WIB
Suasana Kantor BGN digeledah Kejagung saat penyidik melakukan penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional Jakarta.

Topikseru.com, Jakarta — Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta digeledah tim penyidik Kejaksaan Agung pada Rabu (3/6/2026).

Penggeledahan tersebut terjadi sehari setelah pemerintah mengumumkan pergantian pimpinan di lembaga yang mengelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, M Jeffry, membenarkan adanya tindakan penyidikan di kantor BGN.

“Penyidik Pidsus Kejaksaan Agung benar melakukan geledah di kantor BGN,” kata Jeffry seperti dikutip dari Kompas.com, Rabu (3/6/2026).

Kejagung Belum Ungkap Kasus yang Diselidiki

Meski membenarkan adanya penggeledahan, Kejaksaan Agung belum memberikan rincian mengenai perkara yang sedang ditangani.

Pihak penyidik belum mengungkap apakah penggeledahan tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana tertentu maupun barang bukti yang sedang dicari.

Kejaksaan Agung dijadwalkan menggelar konferensi pers pada sore hari untuk menjelaskan perkembangan penyidikan serta hasil penggeledahan yang dilakukan.

Penggeledahan Terjadi Setelah Pergantian Pimpinan BGN

Penggeledahan kantor BGN menjadi sorotan publik karena berlangsung di tengah pergantian pimpinan lembaga tersebut.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto resmi mengganti jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional pada Selasa (2/6/2026).

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyampaikan keputusan tersebut dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

“Pada hari ini Selasa, tanggal 2 Juni tahun 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional,” ujar Prasetyo.

Dalam keputusan tersebut, Presiden memberhentikan Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN. Dua wakil kepala lembaga itu juga ikut diganti, yakni Brigjen Polisi Sony Sonjaya dan Mayjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung.

Sebagai pengganti, Presiden menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN yang baru. Ia sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN.

Selain itu, posisi wakil kepala kini diisi oleh Mayjen Trenggono dan Agustina Arumsari.

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi yang menghubungkan penggeledahan kantor BGN dengan pergantian pimpinan yang baru diumumkan pemerintah.

Kejaksaan Agung maupun pihak BGN juga belum memberikan pernyataan lebih lanjut terkait kemungkinan keterkaitan antara kedua peristiwa tersebut.

Publik masih menunggu penjelasan resmi dari penyidik mengenai perkara yang menjadi dasar penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional.

Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Nasional

BGN Tutup Permanen Dapur SPPG Karo usai Keracunan 353 Siswa, Ini Alasannya

Nasional

Komitmen Pemberantasan Korupsi: Prabowo Tak Lindungi Orang Dekat, Singgung BGN dan Hotel Sultan

Nasional

Korupsi Asabri-Jiwasraya: Kejagung Terima Pengembalian Uang Rp 5 Miliar dari Saksi Ferry Hongkiriwang

Nasional

Kejagung Sita Rp 1 Triliun dari PT PSMI, Disiapkan untuk Ganti Kerugian Negara

Nasional

Usut Korupsi Lahan Tebu Lampung, Kejagung Periksa Eks Direksi dan Komisaris Inhutani V

Nasional

LBH Medan Desak MBG Dihentikan: Puluhan Ribu Anak Keracunan, Korban Alami Hilang Ingatan