TOPIKSERU.COM, - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan siaran pers terkait prakiraan hilal, saat Matahari terbenam tanggal 3 Oktober mendatang.Dikutip dari laman bmkg.go.id, BMKG menyatakan, bahwa salah satu kalender yang digunakan manusia dalam pengaturan waktu sehari-hari adalah Bulan Qomariyah (bulan Hijriyah).Bulan ini didasarkan pada keteraturan peredaran Bulan dalam mengelilingi Bumi, dan Bumi bersama Bulan dalam mengelilingi Matahari.Penentuan awal bulan Hijriyah ini sangat penting bagi umat Islam karena berhubungan dengan waktu ibadah, terutama bulan Ramadan, Syawal, dan Zulhijah.Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebagai institusi pemerintah yang salah satu tugas pokok dan fungsinya adalah memberikan pelayanan tanda waktu dan posisi bulan dan matahari.BMKG memberikan pertimbangan secara ilmiah kepada stake holder (Kementerian Agama, dll) dalam penentuan awal bulan hijriyah.Disamping memberikan informasi data-data Hilal hasil hisab (perhitungan), BMKG juga melaksanakan rukyat (observasi) hilal di 37 lokasi di Indonesia yang dapat disaksikan secara online (Live Streaming) di kanal
https://hilal.bmkg.go.id/ setiap bulan.Untuk penentuan awal bulan Rabiulakhir 1446 H, BMKG menyampaikan informasi data-data Hilal (hasil Hisab) saat Matahari terbenam, yang dapat digunakan juga dalam pelaksanaan Rukyat (Observasi) Hilal.Informasi yang disampaikan disini meliputi :1. Waktu Konjungsi (Ijtima') dan Waktu Terbenam Matahari2. Peta Ketinggian Hilal3. Peta Elongasi4. Peta Umur Bulan5. Peta Lag6. Peta Fraksi Illuminasi Bulan7. Objek Astronomis Lainnya yang Berpotensi Mengacaukan Rukyat Hilal8. Data Hilal saat Matahari Terbenam untuk Kota-kota di IndonesiaDownload informasi lengkap dalam pdf berikut:
informasi_hilal_rabiulakhir_1446h