Prabowo Perpanjang Bantuan Beras untuk 33,2 Juta Keluarga hingga Desember 2026

Muchlis - Senin, 07 September 2026 23:35 WIB
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas terkait bantuan beras dan ketahanan pangan
Topikseru.com - Pemerintah memperpanjang program bantuan beras untuk masyarakat hingga penghujung 2026. Presiden Prabowo Subianto meminta jajaran menteri menyiapkan kelanjutan bantuan pangan tersebut untuk periode Oktober, November, dan Desember.Kebijakan itu menjadi salah satu hasil rapat terbatas yang dipimpin Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (7/9/2026).Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bantuan beras akan kembali disalurkan pada tiga bulan terakhir tahun ini."Arahan Bapak Presiden itu (bantuan beras) dilanjutkan di bulan-bulan selanjutnya, yaitu Oktober, November, dan Desember," ujar Airlangga dalam konferensi pers seusai rapat.Program tersebut menyasar 33,2 juta keluarga yang masuk kategori desil 1 hingga desil 4. Setiap keluarga penerima bantuan mendapatkan 10 kilogram beras per bulan.33,2 Juta Keluarga Jadi SasaranPerpanjangan bantuan beras pemerintah dilakukan ketika pemerintah juga menghadapi tantangan ketahanan pangan akibat potensi El Niño.Kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terbawah menjadi sasaran utama program. Data penerima mencakup keluarga dalam desil 1 sampai dengan desil 4.Dengan skema normal, masing-masing keluarga memperoleh 10 kilogram beras setiap bulan. Artinya, jika program dilanjutkan selama tiga bulan terakhir 2026, bantuan yang dialokasikan setara dengan 30 kilogram beras untuk setiap keluarga selama periode Oktober-Desember.Pemerintah perlu menyiapkan mekanisme penyaluran agar bantuan dapat diterima masyarakat sesuai jadwal yang ditetapkan.September Disalurkan dengan Sistem RapelSebelum memasuki periode bantuan berikutnya, pemerintah juga tengah menyelesaikan penyaluran bantuan beras tahap kedua.Berbeda dengan skema bulanan biasa, penyaluran tahap kedua dilakukan secara rapel. Penerima mendapatkan total 30 kilogram beras sekaligus pada September 2026.Skema tersebut mencakup bantuan untuk beberapa bulan sehingga masyarakat menerima beras dalam jumlah lebih besar dalam satu kali penyaluran.Pemerintah kemudian akan melanjutkan program bantuan beras untuk Oktober, November dan Desember sesuai arahan Presiden Prabowo.El Niño Jadi Perhatian PemerintahDalam rapat terbatas tersebut, Presiden Prabowo tidak hanya membahas bantuan pangan.Airlangga mengatakan Presiden juga memberikan instruksi mengenai kesiapan pemerintah menghadapi fenomena El Niño.Ancaman El Niño menjadi perhatian karena perubahan pola cuaca dapat memengaruhi sektor pertanian dan ketersediaan pangan. Kondisi tersebut pada akhirnya dapat memberikan tekanan terhadap pasokan maupun harga sejumlah komoditas.Karena itu, keberlanjutan bantuan beras menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk menjaga daya beli sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang masuk kelompok sasaran.Pemerintah juga perlu memastikan kesiapan sektor pangan menghadapi perubahan kondisi cuaca hingga akhir tahun.Rapat Berlangsung Tiga Setengah JamRapat terbatas di Istana Kepresidenan berlangsung cukup lama. Pertemuan dimulai sekitar pukul 15.30 WIB dan jajaran pejabat yang mengikuti rapat baru meninggalkan ruangan sekitar pukul 19.00 WIB.Sejumlah pejabat bidang ekonomi, pangan, keuangan, investasi hingga energi hadir dalam rapat tersebut.Di antaranya Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, serta Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.Hadir pula Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf, Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria, serta Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti.Sejumlah pimpinan bank BUMN juga mengikuti rapat, yakni Direktur Utama BRI Hery Gunardi, Direktur Utama Bank Mandiri Riduan, Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan, Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu, dan Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Anggoro Eko Cahyo.Bantuan Beras Berlanjut hingga Akhir TahunSelain para menteri dan pimpinan lembaga, rapat tersebut juga dihadiri Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier, serta Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim Hashim Djojohadikusumo.Keputusan untuk melanjutkan bantuan beras 2026 membuat program bantuan pangan pemerintah tetap berjalan hingga akhir tahun.Sebanyak 33,2 juta keluarga menjadi kelompok sasaran dengan alokasi 10 kilogram beras per keluarga setiap bulan.Di saat yang sama, pemerintah harus mengantisipasi dampak El Niño terhadap produksi dan pasokan pangan. Kombinasi antara bantuan sosial pangan dan kesiapan sektor pertanian menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional hingga memasuki 2027.

Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Politik

Bahlil Siap Jalankan Arahan Prabowo soal Bensin dari Batu Bara

Politik

Prabowo Sentil Kawan Musiman dan Tegaskan Arti Kesetiaan di HUT ke-28 PAN

Politik

Prabowo Perintahkan Kapolri "All Out" Sikat Pidana Korporasi Pelaku Karhutla

Politik

Komitmen Pemberantasan Korupsi: Prabowo Tak Lindungi Orang Dekat, Singgung BGN dan Hotel Sultan

Politik

Resmikan LRT Manggarai, Prabowo Puji Pramono Anung Gubernur Hebat

Politik

Prabowo Nostalgia Bareng SBY di HUT Demokrat: Dari Akmil ke Panggung Demokrasi