Mortir Panjang 42 Cm Diamankan Tim Jibom Gegana Brimob Sumut dan Polres Labuhanbatu

Agus Supratman - Selasa, 07 April 2026 23:53 WIB
Topikseru.com, Labuhanbatu - Tak ada yang menyangka, dari aktivitas sederhana mengolah tanah untuk pembuatan batu bata, tersimpan potensi ancaman besar yang bisa membahayakan banyak nyawa. Peristiwa mengejutkan itu terjadi di Lingkungan Danau Balai A, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu.Pada Minggu, 5 April 2026, sekitar pukul 09.00 WIB, seorang pelajar bernama Fikrayansyah Hasibuan (18) menemukan benda mencurigakan saat mencangkul tumpukan tanah di halaman belakang rumah milik Siti Aminah. Temuan tersebut sontak menimbulkan kekhawatiran, setelah diketahui sebagai amunisi bom militer jenis mortir.Kesadaran dan respon cepat masyarakat menjadi kunci awal. Informasi segera diteruskan kepada aparat setempat. Tanpa menunggu lama, Babinsa dan Bhabinkamtibmas tiba di lokasi, disusul personel Polres Labuhanbatu yang langsung melakukan pengamanan ketat dengan pemasangan garis polisi serta himbauan kepada warga agar menjauh dari area berbahaya.Melihat potensi risiko tinggi, koordinasi cepat dilakukan untuk menghadirkan penanganan khusus. Pada Senin, 6 April 2026, Tim Jibom Unit Komposit Gegana Sat Brimob Polda Sumatera Utara yang dipimpin Ipda Bambang Sudirmanto, diterjunkan ke lokasi guna melakukan penanganan lanjutan secara profesional.Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan identifikasi mendalam dan memastikan bahwa benda tersebut merupakan mortir dengan panjang sekitar 42 cm dan diameter 8 cm—sebuah ancaman nyata yang tidak bisa dianggap sepele. Dengan penuh ketelitian dan standar operasional tinggi, mortir tersebut kemudian diamankan dan dipindahkan ke lokasi disposal yang telah disiapkan.Proses disposal berlangsung dalam suasana penuh kewaspadaan dan konsentrasi tinggi. Setiap tahapan dilakukan secara terukur. Mulai dari sterilisasi area, doa bersama, hingga pengarahan teknis kepada seluruh personel. Hingga akhirnya, setelah melalui prosedur yang ketat serta waktu pengamanan yang ditentukan, mortir tersebut berhasil diurai secara aman dan terkendali. Sehingga potensi bahaya dapat sepenuhnya dieliminasi.Keberhasilan ini menjadi bukti nyata soliditas dan sinergitas antara Polres Labuhanbatu dan Sat Brimob Polda Sumatera Utara dalam merespons cepat setiap ancaman, sekaligus memastikan keamanan masyarakat tetap terjaga.Sejalan dengan pelaksanaan tugas tersebut, Komandan Satuan Brimob Polda Sumatera Utara, Kombes Pol. Rantau Isnur Eka,  senantiasa mengingatkan seluruh personel agar dalam setiap pelaksanaan tugas, khususnya yang berisiko tinggi, tetap mengutamakan keselamatan, disiplin prosedur, dan profesionalisme sebagai prioritas utama.Dari sebuah temuan tak terduga, hingga penanganan penuh risiko—semua berakhir aman berkat kesiapsiagaan, keberanian, dan kerja sama yang solid.

Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Sumut

Istri Luis David Hutabarat Adukan Kasus Dugaan Pembunuhan ke Mabes Polri, ARMI Desak TNI Diadili di Peradilan Umum

Sumut

Oknum Polisi di Labusel Ditahan Kejari, Jadi Tersangka Keenam Kasus Korupsi Bansos Rp 1,9 Miliar

Sumut

Emak-Emak Gerebek Barak Narkoba di Labura, Praktisi Hukum Soroti Kinerja Polres Labuhanbatu

Sumut

Polisi Gerebek Barak Narkoba di Labura, Masyarakat Soroti Tak Ada yang Ditangkap

Sumut

Gerebek Sarang Narkoba di Labura, Polisi Bongkar Lokasi Diduga Sarang Transaksi dan Konsumsi Narkotika

Sumut

Anggota Aktif TNI Jadi Tersangka Kasus Kematian Luis David Hutabarat di Kebun Sawit Labura