Topikseru.com, Medan - Peringatan bahaya untuk wilayah Sumatera Utara (Sumut) tidak lagi sebatas imbauan rutin di atas kertas. Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan menerbitkan alih kewaspadaan tinggi menyusul tingginya frekuensi bencana alam yang mengintai berbagai daerah di Sumut.Masyarakat diminta tidak sekadar membaca informasi peringatan dini cuaca, melainkan memahami konsekuensi serta melakukan tindakan mitigasi nyata demi meminimalkan risiko bahaya dari potensi bencana Sumatera Utara.Cuaca Ekstrem Tembus 127 Kejadian, Hidrometeorologi Jadi Ancaman UtamaPengamat Meteorologi Geofisika BBMKG Wilayah I Medan, Budi Prasetyo, menyoroti ancaman nyata fenomena alam yang dipicu tingginya intensitas curah hujan.Kondisi topografi Sumut yang dipenuhi lereng curam serta struktur tanah labil meningkatkan keterancaman banjir dan tanah longsor Sumut secara signifikan."Ancaman hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor perlu jadi perhatian, terutama ketika terjadi curah hujan tinggi," papar BBMKG Wilayah I Medan Budi Prasetyo di Medan, Selasa (15/9/2026).Berdasarkan rekapan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumut periode 1 Januari hingga 4 September 2026, fenomena cuaca ekstrem Sumatera Utara menjadi bencana yang paling sering melanda dengan catatan 127 kejadian.Angka ini disusul oleh bencana tanah longsor sebanyak 86 kejadian, banjir 73 kejadian, serta kebakaran hutan dan lahan yang mencapai 47 kejadian.Sementara itu, peta risiko Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menempatkan Sumatera Utara sebagai salah satu wilayah paling rawan dengan 14 jenis ancaman bencana alam sekaligus - mulai dari puting beliung, gelombang pasang, kekeringan, hingga erupsi gunung api.Waspadai Guncangan Tektonik dan Banjir Rob PesisirSelain ancaman hidrometeorologi Sumut, letak geografis Sumatera Utara yang melintasi jalur aktivitas tektonik aktif menuntut kewaspadaan ekstra terhadap bencana geofisika.Guncangan gempa bumi berskala besar di zona perairan berisiko memicu gelombang tsunami yang mengancam kawasan pesisir."Ancaman gempa juga perlu diantisipasi masyarakat di wilayah pesisir, karena gempa bumi yang kuat di laut dapat berpotensi diikuti tsunami," terang Budi mengenai pentingnya kesiapsiagaan mitigasi gempa tsunami Sumut.BBMKG Medan juga memberikan peringatan khusus bagi masyarakat pesisir serta komunitas nelayan terkait potensi banjir rob dan gelombang tinggi.Nelayan diimbau untuk tidak memaksakan diri melaut jika sistem peringatan dini menunjukkan kondisi perairan yang tidak aman.Budi menegaskan bahwa literasi bencana harus berlanjut pada langkah nyata di lapangan. Kepatuhan terhadap informasi cuaca, seperti mengungsi dari area rawan longsor saat hujan lebat atau menunda aktivitas laut, menjadi kunci utama keselamatan warga.Daftar Kawasan di Sumut yang Rentan LongsorBerdasarkan pemetaan peta risiko bencana BPBD Provinsi Sumatera Utara dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), kawasan perbukitan di sepanjang zona Pegunungan Bukit Barisan memiliki tingkat kerentanan tanah longsor paling tinggi.KabupatenKawasan & Kecamatan RawanJalur Kritis & Karakteristik TopografiKabupaten KaroBerastagi, Merdeka, Tigapanah, LaubalengJalur Medan–Berastagi (kawasan Sibolangit–Tebing Daun), tebing terjal jalan nasionalKabupaten Tapanuli UtaraTarutung, Adian Koting, Pahae Jahe, Siatas BaritaJalur Lintas Sumatera (Tarutung–Sibolga), struktur tanah gembur pada celah patahanKabupaten SimalungunGirsang Sipangan Bolon (Parapat), Dolok Pardamean, RayaJalur lingkar Danau Toba, tebing perbukitan di sekeliling kawasan wisataKabupaten DairiSidikalang, Parbuluan, Pegagan Hilir, SumbulJalur Medan–Sidikalang (kawasan Lae Hole), lereng terjal di dataran tinggiKabupaten Tapanuli TengahSitahuis, Tukka, Barus, Tapian NauliJalur penghubung Sibolga–Tarutung (Batu Lubang), tebing curam perbatasan pesisirKabupaten Mandailing NatalKotanopan, Panyabungan Selatan, Muara Batang GadisLintas Tengah Sumatera, kawasan zona patahan tektonik dengan curah hujan tinggiKabupaten TobaBalige, Tampahan, HabinsaranLereng lingkar selatan Danau Toba dan akses menuju pedalamanKabupaten Pakpak BharatSalak, Kerajaan, Pergetteng Getteng SumbuAkses jalan perbatasan Sumut–Aceh (Singkil), perbukitan bertanah labilKabupaten Humbang HasundutanBaktiraja, Pollung, Dolok SanggulTebing Lembah Baktiraja dan kawasan lereng terjal pemukimanKabupaten Nias SelatanLolowau, Lahusa, AmandrayaKawasan perbukitan tengah pulau dengan tingkat erosi tinggi