Puting Beliung Terjang Tarutung, Enam Rumah Warga Rusak

Muchlis - Minggu, 20 September 2026 21:08 WIB
Puting beliung merusak enam rumah warga di Tarutung Tapanuli Utara
Topikseru.com - Cuaca ekstrem kembali menerjang Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Angin puting beliung merusak enam rumah warga di Kecamatan Tarutung pada Sabtu (19/9/2026).Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara mencatat seluruh rumah yang terdampak mengalami kerusakan ringan. Tidak ada laporan korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi akibat kejadian tersebut.Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, mengatakan laporan kerusakan telah diterima oleh Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops)."Berdasarkan laporan enam rumah rusak ringan akibat angin puting beliung," ujar Sri Wahyuni di Medan, Minggu (20/9/2026).Dua Kelurahan di Tarutung TerdampakKerusakan akibat angin puting beliung di Tapanuli Utara tersebut tersebar di dua wilayah.BPBD Sumut mencatat rumah yang terdampak berada di Kelurahan Partali Toruan dan Kelurahan Hutatoruan, Kecamatan Tarutung.Kejadian berlangsung ketika cuaca ekstrem melanda kawasan tersebut. Dampak yang tercatat sejauh ini berfokus pada kerusakan bangunan rumah warga.Tidak terdapat laporan korban luka ataupun korban meninggal dunia. Data Pusdalops juga mencatat tidak ada warga yang mengungsi akibat bencana angin puting beliung tersebut.Kondisi itu membuat penanganan pemerintah daerah diarahkan pada pendataan kerusakan dan pemulihan lingkungan terdampak.Tim Gabungan Mulai Bersihkan MaterialSetelah kejadian, pemerintah kabupaten setempat berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk melakukan penanganan di lokasi.Salah satu langkah awal yang mereka lakukan adalah asesmen terhadap rumah-rumah yang rusak. Petugas bersama unsur terkait juga bergotong royong membersihkan sisa material akibat terjangan angin.Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan kondisi bangunan sekaligus mengidentifikasi kebutuhan warga yang terdampak.BPBD Sumut turut melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dalam proses penanganan bencana di Kecamatan Tarutung."Pemerintah kabupaten setempat berkoordinasi dengan jajaran untuk melakukan asesmen dan bergotong royong untuk melakukan evakuasi sisa material dari bencana," kata Sri.Menurut dia, kondisi di lokasi masih terus dipantau untuk mengantisipasi perkembangan dampak cuaca ekstrem.Cuaca Ekstrem Jadi Perhatian di SumutKejadian puting beliung di Tarutung terjadi ketika wilayah Sumatera Utara tengah menghadapi potensi cuaca yang perlu diwaspadai.Sehari sebelum kejadian, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengingatkan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Sumut.BMKG pada Jumat (18/9) menyebut kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, terutama di wilayah pantai timur dan lereng barat Sumatera Utara.Karena itu, masyarakat di wilayah yang mengalami pertumbuhan awan hujan dan angin kencang perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan pohon tumbang, kerusakan bangunan maupun dampak cuaca ekstrem lainnya.BPBD Masih Pantau Kondisi WargaHingga Minggu (20/9), BPBD Sumut menyatakan situasi di lokasi kejadian masih dalam pemantauan.Pemerintah daerah juga terus berkoordinasi untuk memastikan proses penanganan berjalan dan memperbarui data kerusakan apabila ada dampak tambahan.Peristiwa ini juga menambah catatan kejadian angin puting beliung di Tapanuli Utara dalam beberapa pekan terakhir.Situs resmi BPBD Tapanuli Utara sebelumnya mencatat sejumlah kejadian puting beliung di wilayah tersebut pada awal September, termasuk kejadian di Siborongborong.Meski enam rumah di Tarutung mengalami kerusakan, tidak adanya korban jiwa dan pengungsi membuat penanganan kali ini berfokus pada pemulihan bangunan serta pembersihan material.BPBD Sumut memastikan perkembangan situasi tetap dipantau bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait.

Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Sumut

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Sumut: Hujan Petir dan Gelombang 4 Meter

Sumut

BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Sumut: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Sabtu Ini

Sumut

Banjir Rendam 7 Desa di Nias Barat, Ketinggian Air Capai 2 Meter

Sumut

BBMKG Medan Peringatkan Ancaman Ganda Hidrometeorologi dan Gempa di Sumut

Sumut

3 Dusun Terendam Banjir di Percut Sei Tuan Deli Serdang, 733 Jiwa Terdampak

Sumut

Cuaca Ekstrem Intai Medan dan Sumut Sepekan, BPBD Siagakan 60 Personel TRC